Mekanisme Komplain Mandek, Front Jawa Tengah Bentuk Asosiasi Pengguna JKN

Diskusi bersama Front Jawa Tengah untuk membahas permasalahan Jaminan Kesehatan Nasioal di Hotel Noormans Semarang, Selasa (15/9). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Diskusi bersama Front Jawa Tengah untuk membahas permasalahan Jaminan Kesehatan Nasioal di Hotel Noormans Semarang, Selasa (15/9). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Buruknya respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat tentang pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mendorong Front Jawa Tengah untuk membentuk Asosiasi Pengguna JKN. Mereka menganggap, jika hanya dilakukan satu orang, maka komplain tersebut mentah begitu saja tanpa tindak lanjut.

Diketahui, Front Jawa Tengah adalah gabungan dari beberapa LSM yang ada di Jawa Tengah. Menurut Direktur Pattiro Semarang, Dini Inayati, sebenarnya JKN sudah memiliki mekanisme komplain yang dirancang oleh pemerintah. Namun pada pelaksanaannya mekanisme komplain tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Sudah ada call center, email dan petugas. Namun mereka tidak bisa menjawab permasalahan yang ada di masyarakat,” kata dia di sela-sela diskusi di Hotel Noormans Semarang, Selasa (15/9) sore. Dia mengaku pernah mensimulasikan mekanisme komplain tersebut.

Dia menjelaskan, permasalahan yang dialami ketika menghubungi call center adalah tidak segera ditindaklanjutinya laporan. Kalaupun ditindaklanjuti, harus menggunakan embel-embel ‘saya saudaranya si A’.

“Yang paling parah adalah melalui email. Ketika kami mengirim komplain, hanya dibalas dengan ucapan terimakasih dan doa agar selalu sehat. Ini sama sekali tidak memberikan solusi,” tutur Dini.

Selain permasalah tersebut, ruang partisipasi masyarakat pengguna JKN juga masih minim. Masyarakat kebanyakan belum tahu hak-hak yang dimilikinya terkait pelayanan JKN. Oleh karena itu, Dini mengajak pengguna layanan JKN untuk berkumpul dan berserikat agar memiliki bargaining position agar pelayanan bisa lebih baik dan mendapatkan hak-hak yang semestinya. (ade)

You might also like

Comments are closed.