Memasuki Musim Hujan, Pembangunan Pasar Johar Sementara Diminta Dikebut

Penjabat Wali Kota Tavip Supriyanto meninjau lokasi Pasar Johar Sementara, Senin (16/11). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Penjabat Wali Kota Tavip Supriyanto meninjau lokasi Pasar Johar Sementara, Senin (16/11). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Memasuki musim penghujan, pembangunan Pasar Johar Sementara yang terletak di samping Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) diminta untuk dikebut. Hal itu disebabkan lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang khawatir musim penghujan akan menghambat proses pembangunan Pasar Johar Sementara tersebut.

“Ini sudah mulai hujan, saya ingin atap dan lantai segera selesai. Jika tidak selesai, nanti pekerjaan akan molor dan pedagang tidak dapat menempati Pasar Johar Sementara ini pada pertengahan Januari 2016 mendatang,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto, Senin (16/11) ketika melakukan kunjungan.

Dia meminta kepada Plt Dinas PSDA-ESDM, Ayu Enthys untuk segera menyelesaikan drainase agar air hujan bisa mengalir secara lancar.

Tavip menyarankan, jika memang sudah sangat mendesak, pekerja di proyek tersebut yang saat ini berjumlah 200 orang pekerja diminta untuk ditambah. Selain itu, jam kerja bagi para pekerja juga bisa ditambah yang semula bekerja hingga pukul 22.00 setiap harinya.

“Namun penambahan pekerja ataupun jam kerja masih menunggu progres selanjutnya. Jika memang pada Desember mendatang kurang meningkat, berarti perlu ditambah,” papar Tavip.

Bangunan di kompleks MAJT tersebut menjadi lokasi sementara para pedagang Pasar Johar untuk tiga hingga empat tahun ke depan, sebelum pasar permanen selesai dibangun di Jalan Agus Salim. Untuk tahap awal, Pasar Johar Sementara menyedot dana Rp 30,9 miliar dan akan ditambah lagi pada tahun depan.

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko optimistis bangunan pasar sudah siap ditempati pada akhir Desember tahun ini. “Bahkan kami sudah menyelesaikan 20,1 persen dari target 13,7 persen sampai hari ini,” kata Trijoto. (ade)

You might also like

Comments are closed.