Mencintai Kota Melalui Seni Mural

Anak-anak muda ini mengajak masyarakat mencintai Kota Semarang melalui seni mural. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Anak-anak muda ini mengajak masyarakat mencintai Kota Semarang melalui seni mural. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Puluhan anak-anak muda terlihat sibuk menggoreskan kuas di sebidang dinding di Jalan Veteran Semarang, Jumat (22/1). Bukannya untuk mengotori dinding atau vandalisme, tetapi mereka berusaha mengajak masyarakat agar lebih mencintai kotanya melalui seni mural.

Puluhan pemuda tersebut merupakan gabungan dari Serikat Mural Semarang, Street Art Semarang, dan beberapa mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Semarang (Unnes). Meski media tempat membuat mural berukuran dua kali lipat tubuhnya, mereka tak kelihatan kebingungan menuangkan cat yang akhirnya membentuk gambar-gambar yang unik.

Kordinator lapangan Arief Hadinata (25) mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka program Peka Kota Festival Kota Masa Depan dari komunitas seni anak muda Hysteria Semarang.

Lukisan mural di Jalan Veteran ini diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih 'care' dengan kotanya. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Lukisan mural di Jalan Veteran ini diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih ‘care’ dengan kotanya. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

“Kita melukaan street art di Semarang dengan harapan bisa memberikan pesan yang baik, tidak mengotori lah,” kata Arief saat ditemui di sela-sela menggambar mural.

Mural yang dilukis di tembok sepanjang lebih dari 100 meter tersebut, nantinya akan membentuk sebuah tulisan, yang mempunyai makna khusus dan ditujukan kepada masyarakat yang lewat.

Arief menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang latihan mental untuk teman-teman yang secara otodidak belajar mural. “Kita tantang mereka untuk berkreasi di sini, bersama-sama mewarnai Semarang,” pungkasnya. (CR-08)

You might also like

Comments are closed.