Mendekati Lebaran, Disnaker Jateng Pantau Pemberian THR

METROSEMARANG.COM – Dua pekan menjelang perayaan Idul Fitri 1438 Hijriyah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Tengah mulai memantau pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi para buruh yang ada di wilayahnya.

Kepala Disnakertransduk Jateng Wika Bintang
Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Pemantauan THR, menurut Kepala Disnakertransduk Jateng, Wika Bintang, dilakukan dengan mengacu Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, setiap perusahaan wajib membayarkan THR yang menjadi hak karyawan sepekan sebelum Lebaran.

“Mulai pekan ini, kami terus melakukan pengawasan intensif terhadap perusahaan-perusahaan itu. Kami enggak mau saatnya nanti masih ada
perusahaan yang tidak membayar THR kepada karyawan,” ungkap Wika saat dikontak, Rabu (14/6).

Ia menegaskan para pengusaha harus tertib dalam membayar THR kepada karyawannya. Lebih jauh, ia menyampaikan pemberian THR sekali gaji wajib diberikan kepada setiap karyawan paling lambat pekan depan.

Jika di tahun lalu masih ada 20 perusahaan kedapatan telat membayar THR. Maka tahun ini ia berharap semua pengusaha tertib dalam mentaati aturan pengupahan tersebut.

Terlebih lagi, saat ini ada sebanyak 23.000 perusahaan di 35 kabupaten/kota punya jumlah pekerja mencapai 1,7 juta.

“Semoga tahun ini tertib semua. Setahu saya ada beberapa perusahaan yang kurang dua pekan sudah memenuhi kewajiban membayar THR,” tuturnya.

Untuk saat ini, ia mendorong kepada para buruh yang sekiranya tidak atau telat menerima THR untuk tidak takut mengadu ke Disnakertrans Jateng. Pengaduan bisa dikirim via twitter resmi Disnakertrans Jateng @disnaker_jateng.

“Kalau sekiranya takut nanti aduannya bisa tanpa mencantumkan nama
asli. Yang penting nama perusahaannya harus jelas. Kami akan segera tindaklanjuti laporan pengaduan itu,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.