Menhub Janji Tingkatkan Fasilitas Mudik Gratis via Jalur Laut

METROSEMARANG.COM – Cara pendang masyarakat untuk mengunakan kapal motor sebagai sarana mudik gratis harus terus disosialisasikan jelang arus mudik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi intensitas kendaraan roda dua yang melintas di jalur pantura dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Menhub Budi Karya meninjau pelaksanaan mudik gratis di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi manyatakan hal tersebut usai meninjau kapal motor mudik gratis yang disediakan pemerintah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis sore (29/6). Bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Menhub melihat langsung proses penataan kendaraan roda dua milik pemudik yang akan diberangkatkan ke Jakarta.

Menhub menjelaskan, tahun ini pihaknya memang sengaja memperkenalkan salah satu fasilitas mudik gratis dari Jakarta menuju Jawa Tengah melalui jalur laut. Penggunaan kapal laut ini memiliki keistimewaan selain mudik gratis juga diberikan fasilitas makanan gratis selama perjalanan.

“Ini menjadi potensi yang berharga untuk mengurangi kepadatan ruas utama jalan raya mengingat kapasitas prasarana di laut masih longgar,” terangnya.

Tahun ini, kata Menhub Budi Karya Sumadi, pihaknya menargetkan 22 ribu kendaraan terakomodir dengan baik selama arus mudik dan balik. Sedangkan tahun depan pihaknya optimistis targetnya mencapai empat kali lipat dari jumlah kendaraan yang diangkut di tahun ini.

Dia menyebutkan, pemberangkatan mudik gratis yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan dengan menggunakan kapal laut diperkirakan mulai akan dipadati pemudik yang balik ke Jakarta pada Jumat (30/6) hingga 6 Juli nanti. Pihaknya mengakui, angkutan mudik gratis menggunakan kapal belum dapat dikatakan berhasil mengurangi jumlah kendaraan pada arus mudik dan balik tahun ini.

“Tetapi dengan penambahan fasilitas dan akses konektivitas pemudik yang diangkut dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Semarang maupun Surabaya, kami optimis akan dapat mengurangi intensitas kendaraan roda dua di arus mudik dan balik tahun 2018 nanti,” ungkapnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.