Menjajal Seksinya Yamaha Lexi di Jalanan Kota Lama Semarang

yamaha lexi
Yamaha Lexi, anggota bari keluarga Maxi. (foto: metrosemarang.com/Efendi)

METROSEMARANG.COM – Lexi merupakan salah satu sepeda motor matic terbaru yang dikenalkan oleh Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM) di tahun 2018 ini. Kehadirannya juga menambah anggota baru pada keluarga Maxi seperti N-max dan T-max. Namun, Lexi berada di kelas terbawah dibandingkan kedua saudaranya itu.

Keluar dengan dua varian yakni Lexi dan Lexi S, keduanya memiliki berbagai fitur. Sepeda motor matic yang dihargai mulai dari Rp 20 juta ini dibekali dengan mesin Bluecore 125 cc. Diantara anggota keluarga maxi lainnya, Lexi memang berada di kelas paling rendah namun harganya paling murah. Harganya mulai dari Rp 20 juta.

Sementara, untuk lebih mengenalkan lexi kepada masyarakat khususnya di Jawa Tengah, Yamaha Motor DDS III Jateng dan DIY menggelar test riding bersama awak media di Kota Lama Semarang, Sabtu (28/4).  Para awak media berkesempatan menjajal Lexi S menyusuri jalanan di kawasan Kota Lama Semarang.

Kesan berbeda terasa dari awal menyalakan sepeda motor matic ini. Fitur Smart Motor Generator (SMG) mengawali dengan nyala kendaraan yang hampir tanpa suara. Sehingga, suara yang keluar dari knalpot terasa halus. Jok yang terlihat elegan dengan motif jaitan juga terasa nyaman dan lebar.

yamaha lexi
Yamaha Lexi dengan fitur SMG, mengawali nyala kendaraan hampir tanpa suara. (foto: metrosemarang.com/Efendi)

Berbeda dengan saudara lainnya, Lexi mempunyai jarak antara stang dan jok yang lebih pendek. Pijakan kakinya pun lebih sempit dibandingkan lainnya. Namun hal tersebut tak mengurangi kenyamanan dalam berkendara, lantaran jangkauan kita kepada stang sepeda motor ini juga lebih mudah berkat jarak yang lebih dekat.

Berkendara dengan Lexi ini juga akan menghemat bahan bakar karena dibekali dengan teknologi Bluecor keluaran terbaru Yamaha. Tak hanya itu, fitur Stop and Start System (SSS) mungkin juga bisa menambah tingkat hemat bahan bakar pada sepeda motor tersebut.

Pasalnya mesin akan otomatis mati ketika kita berhenti dalam kurun waktu beberapa detik dan akan hidup kembali dengan hanya kita memutar gas. Sehingga hal tersebut bisa membantu mengurangi konsumsi bahan bakar, apalagi ketika berhenti di trafficlight yang merahnya lama. Namun bagi yang belum terbiasa mungkin akan kaget karena mesin tersebut bisa mati dengan waktu kurang dari lima detik.

Selain itu, fitur Variable Velve Actuation (VVA) juga membuat kita jalan dengan tenaga besar namun konsumsi bahan bakar tetap rendah. Sehingga kita bisa menumpahkan tenaga Yamaha Lexi dengan bahan bakar tetap terjaga.

Namun, Lexi memang terasa berbeda jika dibandingkan dengan kekuatan beberapa kakaknya. Dari segi tenaga, lexi hanya dibekali kapasitas mesin 125 cc, sehingga sangat terasa berbeda jika dibandingkan dengan kekuatan N-Max yang mempunyai kapasitas mesin 155 cc.

Menurut pengalaman metrosemarang.com saat menjajal kendaraan ini, Lexi sepertinya lebih cocok untuk pengendara wanita. Selain tenaga yang ramah, Lexi mempunyai tampilan lebih langsing dan terlihat lebih seksi dibandingkan dengan keluarga  Maxi lainnya.

Salah seorang motovloger asal Semarang, Fredy yang turut mengikuti test riding Yamaha Lexi mengatakan memang kendaraan ini hampir seperti sepeda motor matic lainya namun lebih mewah dan elegan.

“Kalau tenaga memang ini dibawahnya N-Max, tapi mengendarai ini terasa seperti mengendarai matic biasa cuman lebih mewah dan seksi. Tapi malah nyaman yang gini karena jangkauan stangnya lebih mudah dan posisi badan ketika mengendarai bisa nggak terlalu membungkuk,” tukas Fredy. (fen)

Comments are closed.