Menpora: Gulat Olahraga Hebat, Bisa Jadi Industri

SEMARANG – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menginginkan gulat pada masa mendatang bisa menjadi sebuah industri olahraga nasional. Dengan begitu, gulat bisa menjadi olahraga yang hebat sehingga menjadi primadona bagi generasi muda.

vlog menpora
Menpora Imam Nahrawi saat ngevlog bareng atlet gulat mahasiswa di Hotel Neo Semarang. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

“Saya berharap gulat mampu menjadi sebuah industri karena ini olahraga yang hebat. Seperti yang dilakukan pemerintah India yang bisa mempopulerkan beberapa olahraga unggulan. Nantinya bisa difilmkan, mengingat film merupakan alat propaganda yang efektif untuk memajukan sebuah olahraga,” kata Imam tatkala menyapa para atlet gulat yang ikut ajang Liga Gulat Mahasiswa Jawa Tengah, di Hotel Neo Semarang, Sabtu (5/5).

Menurutnya upaya yang dilakukan Pengurus Provinsi ( Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah patut dicontoh daerah-daerah lain di seluruh negeri ini. Sebab, pengurus PGSI merupakan organisasi yang paling aktif memperkenalkan teknik-teknik gulat di jejaring media sosial.

Ia menganggap hal itu sangat penting supaya gulat populer dan melekat di hati masyarakat luas. “Baik anak-anak di level SD sampai SMP bisa bermimpi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia lewat gulat,” terangnya.

Upaya lainnya, kata dia bisa dilakukan dengan ngevlog semua teknik gulat. Karena banyak anak bermimpi menjadi pegulat.

Ketua Umum PGSI Jateng Andreas BW mengungkapkan Liga Gulat Mahasiswa Jateng diikuti 12 perguruan tinggi dengan peserta berasa dari beberapa daerah Jawa Tengah sampai Pulau Bali Bengkulu, Sumatera Barat. Jumlah atlet yang ikut ada 18 orang.

Ajang itu dimulai 6-7 Mei besok. Lokasinya dibagi tiga titik yakni pembukaan di GOR Akpol besok pukul 09.00 WIB pagi. Kemudian ada pula venue di GOR Universitas Muhammadiyah Magelang dan puncaknya mempertandingkan para finalis di The Park Solo Baru Sukoharjo.

“Ajang ini dibagi tiga seri dengan mempertandingkan enam kelas gaya bebas putra, gaya greko Romawi, gaya bebas putri. Totalnya nanti ada enam juara,” tukasnya. (far)