Meriahkan Pelantikan Kepala Daerah, 200 Tenda Dibangun di Simpang Lima

Ratusan tenda bercorak merah putih terpasang mengelilingi Lapangan Pancasila Simpang Lima. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Ratusan tenda bercorak merah putih terpasang mengelilingi Lapangan Pancasila Simpang Lima. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

METROSEMARANG.COM – Deretan tenda kini telah dipasang diatas trotoar yang mengitari Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Tenda yang punya corak warna merah putih itu nantinya digunakan sebagai lokasi pesta rakyat untuk menyemarakan prosesi pelantikan 17 bupati/wali kota pada Rabu (17/2) lusa.

Pantauan di Simpang Lima tampak beberapa pekerja dikerahkan untuk memasang tenda di sepanjang trotoar. “Ada 200 tenda yang dipasang memutari Simpang Lima. Rencananya Rabu besok mau dipakai buat pesta rakyat,” kata Sardi, salah seorang pekerja kepada metrosemarang.com, Senin (15/2).

Menurut Sardi, deretan tenda ini dipasang sejak kemarin dan ongkos sewa tenda untuk hajatan pesta politik terbesar di Jawa Tengah itu ditasir senilai Rp 100 juta lebih. “Biaya sewanya sekitar Rp 100 juta lebih karena jumlah tenda yang disewa sangat banyak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Pemprov Jateng Sinung Nugroho Rahmadi, mengklaim Jawa Tengah jadi provinsi pertama di Indonesia yang menggelar pelantikan kepala daerah di area terbuka. Pasalnya, jumlah kepala daerah yang dilantik cukup banyak ditambah ribuan tamu undangan akan hadir dalam hajatan tersebut.

“Kita bersama-sama menjadi saksi dilantiknya manusia pilihan dan manusia terpilih dari tiap kabupaten/kota,” ungkap Sinung.

Lebih jauh, Sinung menyampaikan, sedikitnya 17.000 orang akan menghadiri pelantikan 17 kepala daerah di Simpang Lima. “Tiap kepala daerah membawa 100 orang. Jadi kalau ada 17 kepala daerah berarti seluruhnya ada 17.000 orang,” papar Sinung.

Selain itu, 3.000 tamu undangan tambahan dari DPP partai politik dan pejabat negara juga bakal hadir di lokasi itu. Demi mengamankan pelaksanaan acaranya, Pemkot Semarang menutup jalan raya menuju Simpang Lima. “Jajaran Pemprov dan Pemkot meminta maaf kalau kepadatan lalu lintas akan terjadi di beberapa ruas jalan,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.