Merokok di Balai Kota, Pejabat Pemkot Dapat Teguran Satpol PP

Satpol PP Kota Semarang tengah gencar melakukan sosialisasi larangan merokok di tempat umum. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Satpol PP Kota Semarang tengah gencar melakukan sosialisasi larangan merokok di tempat umum. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Seorang pejabat dari Pemerintahan Kota (Pemkot) Semarang mendapat teguran dari petugas Satpol PP Kota Semarang. Meski awalnya mengabaikan teguran, setelah mendapat teguran beberapa kali dari petugas lain, akhirnya pejabat tersebut mematikan rokoknya.

Satpol PP Kota Semarang memang sedang melakukan sosialisasi tentang Perda nomor 3 tahun 2013 tentang kawasan bebas rokok. Menurut peraturan, ada beberapa kawasan yang diharamkan untuk merokok.

“Ada beberapa tempat, yaitu fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, kantor dan lain-lain,” kata Kabid Tribuntransmas Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, Rabu (6/5) siang di sela-sela sosialisasi.

Dia menambahkan, untuk satu bulan ini hanya akan dilakukan sosialisasi dan teguran jika ada pelanggaran. Rencananya aturan akan mulai diberlakukan pada akhir Mei 2015 mendatang. “Sanksi bagi pelanggar adalah kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp 50 juta,” ungkapnya.

Untuk hari ini, Satpol PP melakukan sosialisasi di gedung Moch Ihsan, Gedung DPRD, Masjid, SMAN 3 Semarang dan SMAN 5 Semarang. Diakuinya, masih terdapat beberapa pelanggar, terutama pengunjung RSUD Semarang yang sedang menjenguk pasien. (ade)

You might also like

Comments are closed.