Minimarkat Boleh Beroperasi di Kota Lama, Asalkan…

METROSEMARANG.COM – Keberadaan minimarket dan tempat karaoke di kawasan Kota Lama Semarang sempat dipermasalahkan oleh Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) dengan akan mengkaji ulang. Namun konsultan dari Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan hal itu tidak masalah.

Mbak Ita meninjau langsung kawasan Kota Lama, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

”Tidak perlu dihilangkan. Sebab paradigma sekarang pelestraian kota pusaka itu bukan membekukan bangunan pusaka. Tapi bangunan pusaka harus mempunyai fungsi yang baru, kalau dulu kantor apakah harus tetap menjadi kantor kan tidak, bisa untuk fungsi komersial,” kata Konsultan Kementerian PU, Kunto Wijayanto, saat kegiatan Bappeda Kota Semarang, Kamis (6/4).

Tapi permasalahannya, ia mengatakan apapun hal baru yang masuk ke Kota Lama harus menghargai velue atau nilai dari kota lamanya. Kemudian kalau ada perubahan fisik jangan sampai mengubah atau mengganggu bangunan pusaka tersebut.

”Apalagi kita kan (Kota lama Semarang) dalam proses nominasi (jadi world heritage), kalau dalam proses nominasi biasanya perhatian dari Unesco akan lebih besar,” ujarnya.

Fungsi baru bangunan Kota Lama tersebut dia menegaskan tidak masalah, baik sebagai minimarket atau apapun. Karena yang penting menurutnya menghidupkan kota lamanya.

”Kalau ternyata memang susah cari investor kemudian fungsi baru itu dilarang malah kota pusakanya tidak akan hidup-hidup. Cuma memang harus hati-hati saja,” tegasnya.

Sementara itu Ketua BPK2L Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, sebenarnya di kawasan Kota Lama memang ada tempat untuk perdagangan dan jasa. Tetapi yang dipermasalahkan adalah papan nama minimarket yang ada di sana melanggar etika.

”Kota Lama memang ada tempat untuk perdagangan dan jasa. Tapi kemarin papan namanya melanggar etika, dan sekarang sudah diganti pemiliknya,” kata Ita, sapaan akrabnya yang juga Wakil Wali Kota Semarang.

Sedangkan untuk tempat karaoke akan melakukan tinjauan ke lapangan. Sebab pihaknya mendapat informasi menjajakan pemandu karaoke sampai di luar. (duh)

You might also like

Comments are closed.