Miras Oplosan Kembali Renggut Nyawa Tiga Warga Kendal

METROSEMARANG.COM – Minuman keras oplosan kembali merenggut nyawa warga Kendal. Tiga warga Desa Boja Kecamatan Boja Kendal meninggal dunia usai menggelar pesta miras oplosan di hari raya Idul Adha, Jumat (1/9).

Suasana rumah duka korban miras oplosan di Boja Kendal. Foto: metrojateng.com

Tiga korban tewas yakni, Ragil Bekti Sutiono warga Dukuh Kauman, Apri Setiono dan Erwan Dodik Setiawan keduanya warga Dukuh Gedangan Desa Boja Kendal. Ragil meninggal Sabtu (2/99) malam, sedangkan Apri Setiono dan Erwan Dodik Setiawan meninggal Minggu (3/9) setelah mendapat perawatan di rumah sakit di Semarang.

Ketiganya diduga meninggal dunia, usai menggelar pesta miras bersama teman-temannya jumat siang di sebuah rumah kos di Boja. Ada enam orang yang ikut dalam pesta miras oplosan tersebut. Selain ketiga korban tewas, pesta itu juga diikuti Ratimin, Syaifudin dan Muhamad Yusuf.

Menurut Muhamad Yusuf, miras yang diminum oplosan alkohol dan ginseng. “Ada enam orang yang ikut minum, campurannya tidak ada hanya gingseng saja terus cemilannya kambing kurban,” katanya.

Pesta miras dilaksanakan Jumat siang hingga malam dan keenamnya pulang dalam keadaan mabuk. “Saat selesai yang pesta miras pulang ke rumah masing-masing. Tapi paginya dapat kabar kalau Ragil meninggal, terus kemudian sekarang Dodik sama Apri,” imbuh Yusuf.

Sementara itu, Rochani, ayah Erwan Dodik mengatakan, anaknya pulang ke rumah Jumat malam dalam keadaan mabuk. “Saat di rumah sempat muntah dan mengeluh pusing serta dada sesak oleh keluarga kemudian dilarikan ke puskesmas,” jelasnya.

Di puskesmas Boja korban makin parah dan dirujuk ke rumah sakit di Semarang. “Anak saya mengeluhnya dada sesak, perut sakit dan pandangan kabur,” tambahnya.

Kades Boja Slamet membenarkan ketiga orang yang tewas adalah warganya, namun belum bisa memastikan apakah karena miras oplosan atau tidak. “Saya sudah melaporkan ke Polsek Boja untuk dilakukan penyelidikan,” ujarnya.

Hingga Minggu (3/9) malam belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kasus meninggalkan tiga orang akibat menggelar pesta miras oplosan. Aparat Polsek Boja sudah mengamankan tempat yang digunakan untuk menuangkan miras oplosan dan memeriksa sejumlah saksi.

Sebelumnya pada 7 Agustus 2017, empat warga Kaliwungu Kendal meninggal usai menggelar pesta miras oplosan. Peristiwa tersebut juga mengakibatkan belasan orang harus menjalani perawatan di rumah sakit. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.