Modus Baru, Komplotan Ini Pakai Cincin Besi untuk Bobol Kaca Mobil

Kombes Liliek menunjukkan cincin besi yang digunakan komplotan spesialis bobol mobil. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Kombes Liliek menunjukkan cincin besi yang digunakan komplotan spesialis bobol mobil. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Komplotan bandit spesialis pecah kaca mobil yang diringkus Dit Reskrimum Polda Jateng ini, bukan saja sudah terorganisir. Modus yang digunakan mereka juga tergolong masih baru, yakni dengan memanfaatkan cincin baja.

Kabid Humas PoldaJateng, Kombes Pol A. Liliek Darmanto mengatakan, para pelaku yang terdiri dari delapan orang tersebut punya peran masing-masing saat menjalankan aksinya. Dua orang berperan sebagai eksekutor.

“Modus dengan cincin besi ini tergolong baru. Mereka memecahkan kaca dengan cincin yang dipakai di tangannya,” kata Liliek di Mapolda Jateng, Selasa (7/7).

Dengan sekali hentakan, kaca mobil dengan cepat pecah dan para pelaku leluasa mengambil barang-barang milik korbannya. Cincin besi yang sudah dimodifikasi itu juga tidak menimbulkan suara yang keras, sehingga tidak memancing kecurigaan orang-orang di sekitarnya.

Aksi terakhir di Jalan HOS Cokroaminoto, Kuripan Kertoharjo Kota Pekalongan pada 4 Juni 2015 itu juga berjalan mulus. Mereka sukses menggondol uang Rp 100 juta milik seorang nasabah bank.

Komplotan ini beranggotakan delapan orang. Enam pelaku asal Sumatera Selatan, yakni bernama  M Ibrahim (33), Ibrahim Samad (30), Sonny Velly (33), Dodi Irawan (40), Andri Saputra (19) dan M Zaini (43). Pelaku lainnya, Asep Tatang (25) warga Cimahi, dan Deka Rizki Pangestu (35) warga Cigadung Raya Bandung. Mereka ditangkap dua hari setelah aksinya di Pekalongan. (yas)

You might also like

Comments are closed.