Mucikari Prostitusi Online di Semarang Ditangkap, Jual ABG Lewat Facebook

Foto: ilustrasi prostitusi online di Semarang
Foto: ilustrasi prostitusi online di Semarang

METROSEMARANG.COM – Dua mucikari pelaku prostitusi online yang beroperasi di Kota Semarang ditangkap aparat Ditreskrimum Polda Jateng. Pelaku yakni seorang wanita dan laki-laki berinisial R dan P. Status keduanya pun sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik.

Dalam hal ini, diketahui ada empat korban yang keseluruhannya gadis dibawah umur. Mereka dijual dengan tarif booking short time Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta melalui jejaring sosial Facebook.

“Sudah ada yang kami tetapkan tersangka. Korbannya anak wanita di bawah umur. Modus atau praktiknya melalui jejaring sosial Facebook,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Gagas Nugraha Kemarin.

Pihaknya mengaku masih melakukan pengembangan terhadap kasus prostitusi online tersebut. Saat ini, kasusnya sendiri ditangani oleh Sub Direktorat IV Remaja Anak-Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jateng.

Sementara, Kepala Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Dit Reskrimum Polda Jateng AKBP Sri Susilowati mengatakan kedua tersangka sudah ditahan dan mendekam di sel tahanan Polda Jateng.

“Sudah ditahan. Inisial R dan P, laki-laki dan perempuan. Ini dua kasus berbeda (terpisah). Masing-masing tersangka ada dua korban. Jadi, total korban ada empat orang. Semua korban masih di bawah umur,” kata Susilowati.

Menurut Susilowati, tersangka melakukan praktik prostitusi melalui akun facebooknya. Oleh tersangka  para gadis belia tersebut dijual dengan tarif per-jam antara Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta.

Para tersangka dijerat Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking), Pasal 2 jo Pasal 17 dan UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Pasal 76 huruf (i). (yas)

You might also like

Comments are closed.