Mudhofar: Ciptakan Nastar dari Singkong

Mudhofar Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Mudhofar
Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

MENYIKAPI hasil singkong atau ketela pohon yang melimpah, Mudhofar memiliki ide kreatif untuk mengembangkannya. Dia mengubah tanaman tersebut menjadi tepung yang lebih sehat dan lebih murah dibanding tepung terigu.

“Tepung dari ketela memiliki Indeks Glikemik lebih rendah sehingga cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes melitus,” kata pria berusia 37 tahun ini.

Selain itu, tepung dari ketela pohon ini mengandung gluten dan bisa dimodifikasi menjadi berbagai macam makanan. Sebenarnya dia sudah lama mengembangkan singkong untuk dijadikan sumber pangan. Namun, baru mulai 2010 dia mulai bisa memodifikasi menjadi tepung yang sudah jadi seperti sekarang.

Barulah pada 2011 lalu, Pembina Kelompok Inovasi Pangan Lokal ini berhasil menciptakan makanan modern, seperti kue nastar. “Kalau dihitung-hitung, harga tepung dari singkong malah lebih murah ketimbang tepung terigu, yaitu Rp 9.000 per kilogram,” kata dia.

Mudhofar menjelaskan, untuk membuat tepung diperlukan beberapa kali proses. Pertama, ketela dikupas kemudian dirajang dan direndam. Setelah itu, barulah dikeringkan dan dihaluskan. (ade)

You might also like

Comments are closed.