Mudik 2017, Jumlah Pemotor yang Masuk Jateng bakal Melejit 18,81 persen

METROSEMARANG.COM – Jumlah pengguna kendaraan pribadi selama arus mudik 2017 di Jawa Tengah diperkirakan meningkat pesat sampai diatas 7 persen dari kondisi normal. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah bahkan memprediksi akan ada lonjakan kendraan pribadi sebesar 13,90 persen saat arus mudik tiba.

Pengguna kendaraan pribadi diprediksi meningkat pada musim mudik 2017. Foto: metrosemarang.com/dok

Herbertus Slamet Widodo, Sekretaris Dishub Jawa Tengah juga menyatakan volume kendaraan bermotor pada mudik tahun ini juga akan melesat naik yakni 18,81 persen dari kondisi yang sama pada tahun lalu.

“Dan ini patut jadi perhatian serius bagi kita semua khususnya dari petugas satuan lalu lintas Dishub,” ungkap Herbertus, saat dikontak Senin pagi (24/4).

Ia menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai antisipasi guna menekan lonjakan kendaraan pribadi. Hal ini mengingat tren pengguna kendaraan pribadi justru lebih besar ketimbang moda transportasi umum.

Sebab, lonjakan kendaraan pribadi yang ternyata tak sebanding dengan keterisian penumpang pada moda transportasi umum. Ia bilang hal inilah yang harus diwaspadai oleh pemerintah daerah di 35 kabupaten/kota.

“Tapi dari hitung-hitungan di lapangan, pengguna angkutan umum yang ada di jalur darat terutama bus AKAP dan AKDP justru menurun 2 persen. Hanya pengguna kapal Roro, kereta dan pesawat yang akan naik meski tidak terlalu signifikan. Cuma kisaran 2 persen saja,” bebernya.

Upayanya, ia meminta tiap daerah agar bahu membahu memberikan pelayanan ekstra bagi pemudik. Salah satunya program mudik gratis dan balik gratis. Dari pihak Pemprov sendiri nantinya akan disediakan 37 bus untuk mengangkut pemudik dari TMII menuju Semarang,  Purworejo dan sebagian lagi ke Solo.

“Dari tiap kabupaten/kota juga sudah menyediakan bus-bus untuk arus balik dengan tujuan Jakarta,” terangnya. Hal serupa juga dilakukan KAI dengan mengoperasikan tiga kereta mudik gratis di antaranya Kereta Gajahwong dan Taksaka dengan jurusan dari Pasar Senen menuju kota-kota yang ada di Jateng dan Jatim.

Kementerian Perhububgan juga menyediakan armada bus untuk mendukung perjalanan arus balik gratis. Untuk memperlancar perjalanan arus mudik, ia kini mengimbau kepada aparat kepolisian guna menyosialisasikan potensi kemacetan di jalan raya. “Ini penting biar pengguna jalan tidak lagi terjebak macet seperti tahun-tahun sebelumnya,” paparnya. (far)

You might also like

Comments are closed.