MUI Diminta Jaga Kesejukan Islam

METROSEMARANG.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan mampu menepis anggapan pihak asing yang menilai adanya degradasi terhadap agama Islam. Seluruh umat muslim terutama dimotori MUI harus kembali membuktikan bahwa Islam agama yang penuh toleran dan saling menghormati.

Pelantikan dan pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Gayamsari di Masjid Al Ikhlas, Jalan Slamet Riyadi, Gayamsari, Selasa malam (6/6). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengungkapkan hal itu pada pelantikan dan pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Gayamsari di Masjid Al Ikhlas, Jalan Slamet Riyadi, Gayamsari, Selasa malam (6/6).

Hendi-sapaan wali kota, mengajak seluruh keluarga besar MUI Kota Semarang untuk meningkatkan peran dalam mengayomi warga, khususnya umat muslim di Kecamatan Gayamsari. MUI dengan berbagai fatwanya, diharapkan menjadi panutan bagi seluruh umat Islam.

”Ibarat ibadah sholat, MUI itu adalah imamnya dan umat Islam adalah makmumnya,” ungkap wali kota.

Ia mengatakan, saat ini ada pihak asing yang menganggap adanya degradasi terhadap agama Islam. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menolak dan membuktikan kesejukan Islam yang sebenarnya. Anggapan dan sorotan miring itu, adalah keliru besar.

Untuk itu, menjadi PR bersama bagi seluruh pihak untuk mengembalikan dan mengembangkan Islam yang diyakini sangat lembut dan toleran. Karenanya, bersama seluruh elemen termasuk jajaran MUI untuk kembali mengembangkan sikap yang kondusif, penuh toleransi, kasih sayang dan saling menghormati sebagaimana ajaran Islam yang selama ini diyakini.

”Khusus kepada jajaran pengurus yang baru dilantik, kami berpesan untuk selalu amanah dengan jabatan yang kini disandang. Teruslah menjadi pengayom dan pamomong umat sehingga terus terbangun komunikasi dan konsolidasi yang baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Semarang Prof Erfan Soebahar M. Ag mengatakan, pengurus MUI Kecamatan Gayamsari yang baru dilantik diharapkan dapat lebih mendekatkan pelayanan dengan umat di tingkat kecamatan. Dia berharap para pengurus dapat amanah dan solutif terhadap permasalahan umat khususnya di Kota Semarang. (duh)

You might also like

Comments are closed.