Mulai Desember, Parkir di Jalan Pandanaran bakal Kena Tilang

Mulai bulan depan, kawasan Jalan Pandanaran bakal bebas dari parkir. Foto Metrosemarang
Mulai bulan depan, kawasan Jalan Pandanaran bakal bebas dari parkir. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Desakan DPRD Kota Semarang untuk menertibkan kawasan Jalan Pandanaran, langsung direspons Dishubkominfo. Bulan depan, bakal ada larangan parkir di sepanjang Jalan Pandanaran.

Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto mengungkapkan, mulai tanggal 1 Desember mendatang, kawasan Jalan Pandanaran, tepatnya setelah perempatan Jalan Kiai Saleh dan Pekunden ke arah barat atau kawasan pusat oleh-oleh memang bakal bebas parkir. Hal itu karena pihaknya akan memberlakukan area parkir di kawasan Pekunden.

Pihaknya telah mempersiapkan tiga shuttle bus untuk memfasilitasi para pengunjung pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran. Kendaraan para pengunjung pusat oleh-oleh akan diparkir di sepanjang Jalan Pekunden tepatnya di area PKL Miroto yang aksesnya cukup lebar. Kemudian mereka akan diantar dan dijemput lagi menggunakan bus yang disediakan tersebut.

Agus menjelaskan, pemberlakuan bebas parkir memang diutamakan di kawasan pusat oleh-oleh. Itu karena mengingat selama ini kawasan tersebut sudah terlalu krodit akibat parkir kendaraan para pengunjung. Di kawasan Pekunden setidaknya mampu menampung sekitar 80 kendaraan.

Rute yang dilalui bus tersebut yakni dari Pekundeng ke Jalan Tamrin-Jalan Pandanaran-Tugumuda-HOS Cokroaminoto-Dr Sutomo-Tugu Muda, kemudian akan kembali ke Pekunden lagi. ‘’Dari sana (Pekunden), kemudian ke Tamrin Pandanaran, kemudian ke HOS Cokroaminoto lagi,’’ terang Agus.

Diharapkan dengan pemberlakuan sistem tersebut, arus lalu lintas di Jalan Pandanaran yang selama ini padat bisa terurai. ‘’Tanggal 1 Desember nanti kita launching, bersamaan dengan peresmian PKL Miroto,’’ imbuhnya.

Setelah kebijakan itu diberlakukan, katanya, jika masih ada masyarakat yang parkir di Jalan Panndaran tepatnya di pusat oleh-oleh), maka akan langsung ditilang, bekerjasama dengan kepolisian. Pihaknya juga akan menderek kendaraannya atau digembosi. Di kawasan itu nanti juga akan diberi rambu larangan parkir. (MS-13)

You might also like

Comments are closed.