Musim Kemarau, Dinas Kebakaran dan BPBD Diminta Waspada

Kebakaran di kompleks PKL Jalan Baritu, Rabu (22/7). Ancaman kebakaran meningkat pada musim kemarau tahun ini. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Kebakaran di kompleks PKL Jalan Baritu, Rabu (22/7). Ancaman kebakaran meningkat pada musim kemarau tahun ini. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Kebakaran yang terjadi di Kota Semarang dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah pihak merasa prihatin. Dinas terkait diminta meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau.

Terjadinya peristiwa kebakaran tiga rumah warga di Jalan Banowati, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, pada Selasa (1/9) kemarin, turut mengundang simpati dari tokoh masyarakat setempat, Supriyadi.

Dia yang juga merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, mengimbau agar warga sekitar lebih memperhatikan setiap hal yang bisa memicu kebakaran, terutama di musim kemarau seperti ini.

“Kebakaran ini biasanya terjadi saat para penghuninya sedang berada di luar rumah, begitu pulang ternyata rumah sudah ludes terbakar. Karena itu kami mengimbau jika akan meninggalkan rumah, diharapkan untuk memeriksa dulu segala hal yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran,” terangnya.

Dia minta dinas terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kebakaran, agar bersikap waspada dan bisa mengantisipasi terjadinya kebakaran saat musim kemarau ini. “Dengan peningkatan kewaspadaan ini, diharapkan bisa mempercepat proses penanganan, sehingga tidak sampai menjalar ke lokasi lain,” tandasnya.

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, sepanjang 2015 sudah terjadi lebih dari 200 kasus kebakaran. Kasus terakhir terjadi di lahan kosong yang berada di Jalan Prof Sudiarto Pedurungan, siang tadi. Kebakaran tersebut juga nyaris menjalar ke Wisma PSDA II dan rumah calon Wakil Wali Kota Agus Sutyoso. (ade)

You might also like

Comments are closed.