Naikkan Reputasi, Sopir Truk Wajib Berseragam

METROSEMARANG.COM – Saat ini, pekerjaan sebagai sopir truk masih dianggap sebagai pekerjaan yang kurang memiliki reputasi di masyarakat. Hal itu dikarenakan kurangnya wibawa supir saat membawa armadanya, seperti hanya mengenakan kaus singlet, celana pendek atau bahkan tidak mengenakan kaus.

Begini seragam wajib bagi para sopir. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Tanjung Emas Semarang, Supriyono ingin mengangkat reputasi pekerjaan sebagai sopir. Dia menginginkan adanya seragam wajib bagi sopir yang sedang bekerja.

“Sopir saat ini bukan pekerjaan remeh. Sopir menjadi tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, dengan seragam dan alat kemanan yang dikenakan selama bekerja, kami harap mereka akan lebih profesional,” katanya, Kamis (21/12).

Hal itu dikatakannya sejalan dengan intruksi Menteri Perhubungan yang mengimbau agar seluruh supir mengenakan seragam ketika bekerja. Hal yang menjadi wajib adalah rompi, alat keselamatan, sepatu dan helm untuk sopir truk trailer. Aturan ini mulai diterapkan di Semarang mulai awal Desember 2017.

Supriyono menceritakan, banyak kenalannya yang berasal dari luar negeri melihat sopir truk di Indonesia seperti kurang dipandang karena penampilan yang kurang terlihat profesional. Dengan mengenakan alat keselamatan dan seragam, diharapkan para supir lebih bertanggung jawab dan memberikan pelayanan prima kepada konsumennya. (ade)

You might also like

Comments are closed.