Nelayan Tambak Mulyo Meninggal dapat Asuransi Rp 160 Juta

METROSEMARANG.COM – Seorang nelayan yang meninggal karena serangan jantung di Kampung Tambak Mulyo RT 2 RW 15 Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, mendapatkan bantuan asuransi jiwa sebesar Rp 160 juta. Asuransi dari pemerintah pusat itu diberikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Senin (30/1).

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berbincang dengan istri almarhum Abdul Hadi seorang nelayan yang meninggal mendapatkan asuransi jiwa, Senin (30/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Nelayan tersebut adalah Abdul Hadi (54), yang meninggal sebulan lalu karena serangan jantung. Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan asuransi bagi para nelayan kecil di seluruh Indonesia tujuannya untuk mentejahterakan nelayan.

Zaidun (50), istri almarhum mengungkapkan, usai berlayar sebulan yang lalu suaminya mengeluh sesak napas dan kemudian meninggal. Diketahui suaminya mendapat serangan jantung.

”Uang asuransi ini sudah kami terima melalui rekening. Bisa kami gunakan untuk membayar sekolah anak kami dan tambahan modal sepeninggal suami saya,” kata ahli waris Abdul Hadi tersebut, saat wali kota menyerahkan bantuan asuransi.

Asuransi yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada korban meninggal baik karena sakit maupun kecelakaan tersebut adalah sebesar 160 juta rupiah. Sedangkan untuk korban kecelakaan sebesar Rp 200 juta, yang mana preminya dibayarkan oleh Pemerintah Pusat.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat penyerahan auransi kepada keluarga almarhum, menyebutkan bahwa ini merupakan bukti komitmen dari pemerintah untuk bisa mengangkat masyarakat kecil khususnya para nelayan.

”Ini sudah dibuktikan dengan adanya salah satu nelayan yang meninggal kemudian memperoleh asuransi, harapannya dapat diikuti nelayan lain. Apalagi para nelayan tidak perlu membayar premi,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi. (duh)

You might also like

Comments are closed.