Ngaji Bareng, Ratusan Narapidana bakal Pecahkan Rekor Muri

METROSEMARANG.COM – Mendekam di balik bui tak selamanya membuat seseorang terjembab dalam jurang yang dalam. Selain memperkaya ibadah, berbagai kegiatan juga mampu mengurangi dosa-dosanya di masa lalu.

Ilustrasi. Seluruh lapas di Jateng dan DIY akan menggelar khataman Alquran pada Kamis (20/4). Foto: metrosemarang.com/dok

Hal tersebut tampaknya ingin dibuktikan oleh para narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang ada di Jawa Tengah. Melalui kegiatan khataman Alquran yang dilakukan secara serentak di 35 kabupaten/kota, mereka ingin membuktikan bisa berubah jadi lebih baik.

“Lusa kita akan menggelar khataman Alquran semua lapas wilayah Jateng dan DIY termasuk Lapas Kedungpane. Kita berharap bisa mencetak rekor Muri sebagai narapidana yang pertama mengaji bareng walaupun kondisinya berada di dalam penjara,” terang Bambang Sumardiyono, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah dan DIY kepada metrosemarang.com, Selasa (18/4).

Ia menegaskan pemecahan rekor MURI bakal dilakukan Kamis (20/4) pagi mulai pukul 07.30 WIB. Di Kedungpane, ada 170 narapidana yang siap membacakan Alquran kemudian diikuti narapidana-narapidana lainnya di seluruh penjuru Jawa Tengah. Selain itu ada pula di Kudus, Pati, Purbalingga dan daerah lainnya.

Ia akan mengerahkan tiap UPT dan pengelola lapas untuk menyukseskan pelaksanaan khataman Alquran nanti. “Semua UPT dan tiap lapas kita minta ikut optimal mengaji bareng. Ini penting untuk menunjukan bahwa narapidana tak selamanya berperilaku buruk,” katanya.

Ia berharap ajang khataman Alquran antar narapidana ini mampu mewujudkan pembinaan bagi narapidana Muslim sekaligus memberikan pemahaman bagi yang non Muslim.

Jika di luar selama ini tak pernah tersentuh Alquran, maka mereka sekarang kembali diajak mempelajari Alquran kembali. “Apalagi kan sekarang berdekatan dengan Bulan Ramadan. Saya rasa sangat tepat untuk meningkatkan keimanan mereka,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.