Ngakunya Mahasiswa, Masih Saja Percaya ‘Bank Gaib’

ilustrasi
ilustrasi

 

METROSEMARANG.COM – Penipuan berkedok dukun penggandaan uang menimpa Aril Rahmat Prabowo (19). Alih-alih mendapat duit Rp 5 miliar, mahasiswa asal Bandung ini harus gigit jari setelah uang Rp 65 juta miliknya disedot ‘bank gaib’.

Kesialan yang dialami Aril bermula dari iklan di internet yang dipasang seseorang bernama Priyo Widodo. Dalam iklan itu disebutkan bahwa Priyo bisa memberi modal Rp 5 miliar, hanya dengan jaminan Rp 15 juta.

Kesepakatan pun terjadi. Pada 17 September 2015, keduanya bertemu di Hotel Lokasari Magelang. Korban memberikan uang Rp 15 juta, sesuai kesepakatan awal. Tapi, Priyo meminta tambahan Rp 50 juta lagi. Tanpa curiga, Aril menyanggupi permintaan tersebut.

Selanjutnya, mereka kembali bertemu di tempat yang sama pada 20 September. Setelah menyerahkan uang, pelaku minta kepada korban untuk melakukan ritual dengan cara mandi sebagai syarat menarik uang Rp 5 miliar uang disimpan di ‘bank gaib’. Ketika Aril menjalani ritual, saat itulah pelaku kabur dengan membawa uang dari korban.

Sadar telah menjadi korban penipuan, mahasiswa semester awal itu langsung melaporkan ke polisi. “Korban sadar telah ditipu dan langsung lapor ke polisi,” kata Kapolres Magelang Kota, AKBP Edi Purwanto, Senin (28/9).

Polisi pun bertindak cepat dan akhirnya bisa menangkap Priyo di rumahnya, Kedungjati, Grobogan. Sejumlah barang bukti juga berhasil disita, seperti satu buah laptop, mobil Ford Laser dan uang tunai.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardani menambahkan, selain menangkap Priyo, polisi juga berhasil meringkus dua pelaku lain, Solihin alias Muhroni (31) dan Langen Sucipto (24), keduanya dari Dusun Gantin, Kepil, Wonosobo.

Solihin dan Langen berkelit dan mengaku tidak tahu menahu soal penipuan ini. Mereka berdalih hanya diminta tolong menjemput korban. “Saya ini tukang ojek dan hanya diminta menjemput orang di Candi Borobudur untuk diantar di Hotel Lokasari,” tutur Solihin.

Sampai sekarang polisi masih mengembangkan kasus penipuan berkedok dukun palsu ini. (metrojateng.com/MJ-24)

You might also like

Comments are closed.