Ngamar bareng Pasangan, Mahasiswi Cantik Ini Pasrah Diangkut Polisi

METROSEMARANG.COM – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polrestabes Semarang kembali menggelandang enam pasangan mesum yang nekat ngamar di siang bolong, Kamis (9/6). Razia ini merupakan bagian dari operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang telah digelar sejak dua pekan silam.

mesum
Enam pasangan mesum diberi pembinaan di Mapolrestabes Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) AKBP Restiana Pasaribu mengatakan, razia kali ini pihaknya menyasar daerah Kalicari Pedurungan, Semarang. Dari beberapa lokasi tempat di wilayah tersebut, terjaringlah keenam pasangan yang nekat berduaan di bulan suci Ramadan.

“Kami akan terus melakukan kegiatan ini untuk menjaga kondusivitas di Bulan Ramadan,” kata Restiana.

Salah satu wanita dari keenam pasangan tersebut bahkan mengaku masih berstatus sebagai mahasiswi salah satu universitas swasta di Semarang. “Saya masih mahasiswa, baru semester 5,” kata wanita tersebut sambil menutupi wajahnya dengan topi.

Mereka terlihat ketakutan saat akan didatangkan orang tuanya untuk menjemput di kantor polisi. Satu satu pasangan mengaku malu jika kedua orang tuanya mengetahui kelakuan mereka yang mencoreng norma asusila. “Jangan dipanggil orang tua Bu, malu. Mending hormat di lapangan saja,” kata salah satu wanita.

Data yang dihimpun dari kartu tanda penduduk (KTP) masing-masing pasangan, mereka semua merupakan warga Semarang. Hingga siang, keenam pasangan itu masih berada di Mapolrestabes Semarang untuk dilakukan pembinaan. (din)

You might also like

Comments are closed.