Ngembat Helm di Balai Kota, Jukir Pasar Diamankan

METROSEMARANG.COM – Satpol PP dan petugas keamanan DPRD Kota Semarang menangkap seorang juru parkir Pasar Bulu di kompleks balai kota. Juru parkir (jukir) bernama Hadi Pramana (21) ini sudah bikin resah karena beberapa kali mencuri helm di komplek pemerintahan tersebut.

Pencuri helm di kompleks Balai Kota Semarang berhasil diamankan, Rabu (19/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hadi mengaku sudah 4 kali mencuri helm di beberapa titik parkir di balai kota. Helm yang dicuri ternyata laku dijual dan membuatnya mengulangi lagi setiap kali butuh uang. Termasuk saat mencuri helm di parkiran kantor DPRD Kota Semarang yang berakhir ketangkap petugas.

”Curi helm di balai kota total sudah sekitar 4 kali,” ujarnya setelah didesak petugas kepolisian yang datang untuk mengamankannya. Karena awalnya Hadi mengakunya baru sekali mencuri helm, Rabu (19/4).

Warga Kelurahan Wonosari Kecamatan Semarang Selatan ini beraksi dengan menggunakan sepeda motor temannya Frendi tanpa membawa helm. Saat pinjam izinnya mau pergi ke tempat kerjanya di Pasar Bulu. Namun justru ke balai kota untuk mencuri helm. ”Helm biasanya saya jual untuk beli jajan,” kata Hadi.

Saksi mata, Winarso mengatakan, dirinya sudah mencurigai pelaku sejak sehari sebelum kejadian. Sehari sebelumnya Hadi datang ke balai kota dan hampir 1 jam muter-muter di balai kota. Ia pun sempat melaporkannya ke petugas keamanan agar mewaspadai jika Hadi datang di balai kota.

”Hari ini ternyata benar dia datang. Pas hujan sekitar jam 12.00 dia datang, sekitar 1 jam dia pergi lagi. Tidak lama datang lagi dan berhenti di parkiran langsung ambil helm yang di salah satu motor. Helmnya ditaruh di bagasi motor yang dikendarainya. Langsung ditangkap petugas,” jelasnya.

Petugas kepolisian Bripka Dwi Hermawan mengatakan, dari pengakuannya pelaku sudah pernah mencuri helm di komplek balai kota sebanyak 4 kali. Karena itu pelaku langsung dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk diproses secara hukum. (duh)

You might also like

Comments are closed.