Niat Menghibur, Modal Penting untuk Drifting

Tips Alinka Hardianti

Drifting  tidak boleh dilakukan di tempat umum, seperti jalan raya. Latihan drift harus dilakukan di lahan yang tertutup

Lebih baik transmisi manual saja kalau saya sarankan.
– Alinka Hardianti, Wanita Pembalab dari Indonesia – 

WANITA pembalab dari Indonesia, Alinka Hardianti berbagi tips bagi mereka yang ingin memulai karirnya di dunia balap, khususnya drifting. Menurutnya ada beberapa hal mendasar yang harus menjadi modal utama bagi mereka yang ingin serius menekuni olahraga ini.

Yang pertama adalah niat untuk menghibur. Berbeda dengan balapan yang mengutamakan kecepatan, drifting lebih ditujukan untuk menghibur. Penonton yang kurang mengerti balapan pun akan terhibur melihat mobil yang menari-nari di aspal.

Wanita Pembalab dari Indonesia, Alinka Hardianti. Foto: metrojateng.com/ade lukmono

“Drifting mengundang orang untuk bertepuk tangan kalau aksinya bagus walaupun para penonton belum tahu seluk-beluk balapan. Paling tidak tersenyum saja itu sudah cukup,” katanya di PRPP Jateng dalam acara Taxi Drift di Bimmerfest 2018, Minggu (18/11/2018).

Yang kedua dan yang paling utama adalah pemilihan lokasi latihan. Drifting  tidak boleh dilakukan di tempat umum, seperti jalan raya. Latihan drift harus dilakukan di lahan yang tertutup agar tidak berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain.

Ketiga, pemilihan mobil yang sesuai juga sangat mempengaruhi untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan drifting. Alinka menyarankan untuk menggunakan mobil dengan transmisi manual. “Sebenarnya matik juga bisa, tapi sayang mobilnya. Lebih baik transmisi manual saja kalau saya sarankan,” tambahnya.

Dia juga menyarankan untuk memilih mentor yang baik. Mentor dirasa memiliki peran krusial untuk mengarahkan kemampuam drift. Jika salah memilih mentor, kemampuan drift yang sudah diasah dikhawatirkan akan digunakan untuk hal yang kurang baik, seperti balapan liar dan hal berbahaya lainnya.

Di Kota Semarang, Alinka melihat sudah banyak tempat bagi orang-orang yang ingin mengasah kemampuan drifting-nya, seperti di sirkuit yang ada di kawasan PRPP atau tempat luas lainnya di Semarang.

“Jadi tidak ada alasan bagi mereka yang latihan atau balapan liar di jalan marena Pemerintah Kota Semarang sudah menyediakan lokasi yang seharusnya bisa digunakan anak-anak muda jika memang berminat,” tuturnya. (ade)

Comments are closed.