Nikmati Liburan Akhir Tahun, Kereta Kuno Ambarawa Diserbu Wisatawan

Kereta api uap Ambarawa Foto: dok kai
Kereta api uap Ambarawa
Foto: dok kai

METROSEMARANG.COM – PT Kereta Api Indonesia mencatat selama musim liburan panjang akhir tahun 2015, jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang naik kereta kuno di Museum Ambarawa membeludak.

Sapto Hartoyo Manager Heritage PT KAI menyebutkan jika pihaknya menjalankan rangkaian kereta kuno di Ambarawa tiga kali pada hari sehari. “Dan selama liburan panjang Natal dan Tahun Baru kali ini peminatnya memang banyak sekali,” kata Sapto, Minggu (27/12).

Dia menambahkan, wisatawan biasanya membanjiri kompleks museum untuk mengantre naik kereta uap dengan jadwal pukul 10.00 WIB, 12.00 WIB dan 14.00 WIB. Lebih lanjut, Sapto menjelaskan bila setiap kali berangkat gerbong-gerbong kereta mampu mengangkut 120 orang. Bila dikalikan tiga kali sehari, maka total penumpangnya mencapai 360 orang.

“Jumlah penumpang itu belum termasuk pengunjung yang datang melihat-lihat museum. Saat ini, jumlahnya malah lebih banyak dari hari-hari biasanya,” ujar Sapto.

Saat ini, kata dia, peran lokomotif uap pada kereta wisata Ambarawa telah digantikan dengan operasional  lokomotif diesel. Ia beralasan hal ini dilakukan untuk menekan ongkos operasional kereta wisata yang terbilang boros.

“Ya agar biayanya tidak maka kami pakai diesel sejak awal tahun ini,” terangnya. Sedangkan keberadaan lokomotif uap akan disimpan di Stasiun Tuntang.

Meski demikian, selama musim liburan panjang akhir tahun tiket kereta wisata di Ambarawa tetap stabil. Pihak museum tetap menjual tiket kereta wisata seharga Rp 50 ribu per orang.

Wisatawan bisa sepuasnya berkeliling sejauh 6 kilometer naik kereta wisata dari Museum Ambarawa ke Tuntang pulang pergi. “Kami bisa bawa turis-turis menikmati alam terbuka yang indah di sepanjang Tuntang, Rawa Pening, lereng Gunung Sumbing dan Sindoro,” bebernya. (far)

You might also like

Comments are closed.