Nissan akan Luncurkan Mobil Tanpa Sopir di 2016

self driving nissan

PABRIKAN otomotif Jepang, Nissan sedang merancang proyek besar untuk sistem berkendara yang aman dan nyaman. Dengan menggandeng NASA, Nissan bakal menciptakan mobil yang bisa beroperasi tanpa pengemudi.

Bos Nissan Carlos Ghosn mengatakan, mobil itu akan diluncurkan pada 2016 mendatang. “Akan ada produk Nissan di Jepang dengan sistem kemudi otomatis. Ketika Anda memiliki teknologi semacam ini, Anda pasti juga menginginkan pasar Jepang bisa secepatnya menikmatinya,” kata Ghosn di  New York International Auto Show, seperti disarikan Kyodo News.

Model awal kendaraan ini akan diperkenalkan pada Desember 2016. Dua tahun kemudian, mobil ini akan diuji coba dalam kemampuan menghindari dan mengubah jalur. Setelah itu, di tahun 2020, kendaraan harus mampu bermanuver sendiri melalui jalan-jalan kota yang ramai.

“Proyek ini akan dilakukan secara bertahap, karena kita perlu memastikan bahwa regulasi di beberapa negara sudah bisa menerimanya,” beber Ghosn.

Nissan, produsen mobil terbesar kedua di Jepang juga sedang menjalin kerjasama dengan dua pabrikan lainnya, Toyota dan Honda untuk pengembangan teknologi. Laporan pada bulan Februari mengatakan, tiga perusahaan otomotif ini berencana untuk bekerjasama dengan raksasa elektronik dan pemerintah dalam upaya untuk mendorong negara untuk pengembangan mobil dengan sistem kemudi otomatis.

Langkah ini sebagai bagian dari inisiatif pemerintah untuk mendukung industri dalam negeri karena meningkatnya persaingan dalam bidang global. Saat ini, Google dan Apple juga bekerjasama dengan perusahaan otomotif untuk membuat proyek serupa.

Namun, proyek ini belum sepenuhnya mendapat restu dari pemerintah Jepang yang sejauh ini belum mengeluarkan kebijakan untuk mobil dengan sistem kemudi otomatis. Salah satu faktor utama adalah jaminan keamanan bagi penumpang.

Sementara, mereka yang mendukung proyek tersebut menganggap mobil tanpa sopir bisa membantu mengurangi angka kemacetan di jalan raya karena meminimalisasi potensi kesalahan manusia. Sebagai catatan, lebih dari 4.000 orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Jepang setiap tahun. (twy)

 

 

Comments are closed.