Nokia Bantah Rencana Produksi Smartphone

Ilustrasi
Ilustrasi

DESAS-desus kembalinya Nokia ke pasar smartphone bisa dipastikan tidak akan terwujud dalam waktu dekat. Perusahaan Finlandia itu baru-baru ini secara resmi sudah mengeluarkan bantahan terkait rumor yang menyebutkan bakal berkolaborasi dengan produsen asal Tiongkok dalam mempersiapkan proyek ponsel pintar.

“Dalam laporan yang beredar disebutkan bahwa Nokia berencana bekerjasama dengan perusahaan R&D di Cina untuk memproduksi handset. Laporan itu palsu. Nokia menegaskan kembali, saat ini tidak punya rencana untuk memproduksi atau menjual handset,” demikian pernyataan Nokia, seperti dikutip dari GSMArena.

Nokia juga menegaskan bahwa saat ini mereka masih terikat perjanjian dengan Microsoft, di mana mereka tidak diizinkan untuk memproduksi ponsel dengan label Nokia setidaknya sampai paruh kedua tahun depan.

Sebelumnya, Nokia dilaporkan sedang menyiapkan proyek ponsel pintar di tahun 2016. Mereka akan melakukan pendekatan yang sama untuk menggaet pasar telepon seluler melalui N1 Android yang dirilis di Tiongkok pada awal tahun ini. Dalam hal ini, Nokia hanya akan melakukan desain perangkat, sementara pengerjaan dan pemasaran akan diberikan kepada perusahaan lain.

Sejak Microsoft mengakuisisi unit bisnis ponsel dan layanan Nokia pada 2014, produsen Finlandia ini menghentikan produksi telepon genggam. Meski demikian, perusahaan Nokia masih belum berhenti beroperasi. Saat ini, perusahaan Nokia masih hidup dengan beroperasi pada pembuatan peta dan jaringan. (twy)

You might also like

Comments are closed.