Normalkah Puting Payudara Anda, Ini Faktanya!

Ilustrasi
Ilustrasi

METROSEMARANG.COM – Ladies, pernahkah Anda memerhatikan puting secara seksama? Atau jangan-jangan hanya sekadar dianggap sebagai pelengkap payudara? Seperti halnya payudara, puting juga memiliki aneka rupa bentuk, ukuran, maupun warna. Inilah yang terkadang membuat wanita merasa ‘galau’ karena putingnya tidak sama seperti yang lain. Untuk mengetahui apakah puting Anda normal, berikut ini ulasannya, seperti yang dirangkum dari cosmopolitan.com.

Ukuran dan Warna Puting
Puting sendiri merupakan pusat payudara yang terhubung ke permukaan kulit Anda. Areola, sering termasuk dalam definisi puting, yakni bagian berwarna merah muda atau kecoklatan di sekitar puting.

Puting dan areola datang dalam segala macam ukuran. Tidak ada yang tidak normal. Satu-satunya alasan kekhawatiran yang seringkali muncul adalah ukuran atau bentuk puting menjadi asimetris.

Dr Sarah P. Cate, ahli bedah payudara dari Mount Sinai Beth Israel, menjelaskan bahwa kondisi asimetris dalam jangka panjang bisa jadi ada masalah pada payudara Anda. “Jadi jika ada perubahan mendadak pada bentuk puting Anda, sebaiknya harus segera berkonsultasi dengan dokter,” katanya.

Jika Anda prihatin dengan ukuran puting Anda, ada prosedur bedah untuk mengubah ukuran mereka. Dr Helen Colen, seorang ahli bedah dengan operasi plastik di Manhattan mengatakan, operasi itu memungkinkan membuat puting yang mengempis jadi terlihat sedikit membusung.

Benjolan dan Rambut di Sekitar Puting
Ada banyak hal yang terjadi dengan areola Anda. Pertama adalah benjolan kecil yang dimiliki hampir semua wanita. Bukan puting susu, melainkan benjolan di sekitar puting yang biasa disebut kelenjar areolar atau kelenjar Montgomery.

Benjolan tersebut bukanlah jerawat, jadi jangan coba-coba untuk menekannya. Mereka berfungsi untuk membuat sedikit sekresi berminyak yang menjaga areola dan puting ketika mendapat rangsangan. Kebanyakan wanita memiliki antara empat hingga 28 kelenjar ini di sekitar puting dan areola.

Sekitar 30 persen dari kita juga memiliki beberapa rambut di sekitar areola. Keberadaan rambut ini masih sangat normal, dan tak perlu mencabutnya. Tetapi jika Anda merasa rambut itu mengganggu, khususnya untuk mereka yang menyusui, tidak masalah jika mencabutnya. Tetapi, Anda disarankan melakukannya saat mandi, ketika pori-pori lebih terbuka.

Puting Terbalik
Sebuah studi menunjukkan bahwa sekitar 10 persen wanita memiliki putting yang tidak menonjol, tetapi datar atau bahkan menjorok ke dalam. Kondisi ini disebut puting terbalik.

Menurut Dr Colen, puting terbalik adalah hasil dari jaringan yang menghubungkan puting payudara Anda menjadi sedikit lebih pendek. Mereka yang memiliki jenis puting seperti ini tidak perlu khawatir, karena mereka juga masih bisa berfungsi normal. Termasuk untuk menyusui.

Beberapa wanita memiliki dua puting terbalik, orang lain mungkin hanya memiliki satu. Dr. Colen mengatakan, tidak ada dua payudara (atau puting) yang sama — bahkan pada wanita yang sama. Tetapi, ada beberapa kasus bahwa puting terbalik bisa menjadi indikasi terjadinya kanker.

“Jika puting sebelumnya menonjol dan tiba-tiba terbalik atau tenggelam, ini bisa menjadi tanda (kanker) Jadi, jika Anda telah melihat perubahan ini, segeralah periksa ke dokter,” katanya.

Indikator Kanker
Anda harus memberikan payudara sendiri ‘ujian’ setidaknya sekali dalam sebulan. Ada beberapa hal yang bisa dicari, selain benjolan, yang bisa menjadi tanda-tanda kanker. “Kering, kulit pecah dengan perdarahan dapat menunjukkan kanker payudara, dan dikenal sebagai Paget,” kata Dr Cate.

Selain itu, keluarnya cairan dari salah satu puting, bisa juga menjadi tanda kanker payudaya. satu hanya dapat menjadi tanda kanker payudara. “Meskipun usia rata-rata diagnosis kanker payudara adalah 61, perempuan yang lebih muda juga bisa mengalaminya. Jadi, jika menemukan keanehan yang muncul tiba-tiba pada payudara, sebaiknya segera memeriksakan ke dokter,” tutupnya. (twy)

You might also like

Comments are closed.