NU Semarang Amankan Hasil Muktamar ke-33 di Jombang

muktamar nu

SEMARANG – Kisruh yang berujung pengajuan gugatan hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, memantik reaksi keras dari para kadernya di daerah. Rois Syuriyah PCNU Kota Semarang KH Shodiq Hamzah, menegaskan, pihaknya mengamankan hasil Muktamar ke-33 yang telah digelar di Jombang Jatim pada pekan lalu.

“Kita tetap mengamankan hasil muktamar kemarin dan menolak sikap orang-orang yang menentang hasil muktamar. Itu harga mati bagi NU Semarang,” ujar pengasuh Ponpes As-Shodiqiyah ini, Minggu (9/8).

Lebih lanjut, Shodiq mengungkapkan, aksi gugatan atas hasil Muktamar NU ke-33 di Jombang terjadi karena disusupi kepentingan segelintir orang saja. Bila hal serupa terjadi di kepengurusan NU Kota Semarang, ia mengaku nantinya akan ditindak tegas.

“Sebab, sikap kami ini tujuannya untuk kemajuan NU sendiri,” imbuhnya, seraya menambahkan bahwa kecintaan kader NU untuk memajukan ormas terbesar di Indonesia tersebut memang harus dilewati dengan bersusah payah terlebih dahulu. “Yang terpenting, Ahwa kita bisa membawa manfaat yang baik bagi umat Islam di nusantara maupun dunia internasional,” kata Shodiq.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Semarang, Anasom, menganggap dinamika yang terjadi di Muktamar Jombang merupakan hal lumrah, meskipun akhirnya menimbulkan keriuhan di internal NU. “Tapi saya juga tidak sepakat dengan sikap gugat-menggugat yang tejadi di sana. Kita ingin kembali untuk NU di mana jabatan Rois A’am dipegang KH Maaruf Amin dan Ketua PBNU KH Said Agil,” ucapnya.

Ia yakin dengan struktur kepengurusan NU yang baru terbentuk bakal membawa ormas tersebut menjadi dicintai umat Muslim Nusantara dan mancanegara. (far)

You might also like

Comments are closed.