Nujuladin Anto: Kembangkan Potensi Wisata Wonolopo

Nujuludin Anto Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha
Nujuladin Anto
Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha

WONOLOPO sudah lekat dengan predikat sebagai Kampung Jamu, meski sebenarnya masih banyak potensi yang dimiliki salah satu wilayah di Kecamatan Mijen itu. Inilah yang saat ini gencar dilakukan Lurah Wonolopo Nujuladin Anto untuk mempromosikan wilayah yang diampunya agar lebih dikenal masyarakat.

“Memang Wonolopo sudah resmi sebagai kampung pariwisata, namun masih banyak orang yang belum tahu,” katanya saat ditemui metrosemarang.com, Selasa (23/12).

Menurutnya, wilayah yang berdampingan dengan Kelurahan Jatisari, Wonoplumbon dan Kelurahan Mijen itu memiliki kekayaan alam dan keunikan yang patut dilirik banyak orang. Untuk saat ini, Wonolopo sudah menawarkan beberapa objek wisata, di antaranya Kampung Jamu Gendong, Griya Pawoning Jati, Agro Wisata Durian, Pemancingan, Kebun Salak, dan Kondapit (kolam renang dan penginapan).

Untuk kenyamanan dan memikat pengunjung, berbagai pengembangan dilakukan Nujuladin. Antara lain dengan membuat instalasi pengelolaan air limbah, penerangan jalan, dan pembangunan jalan perbatasan antara Kelurahan Wonolopo dengan Kelurahan Wonoplumbon.

Tidak hanya itu, lurah kelahiran Purwokerto 53 tahun silam itu tidak pernah lelah mengajak warganya untuk aktif membuat acara dan berkreasi, agar kampung selalu ramai. Ke depan, Nujuladin berencana ingin membuat ternak ikan mujair dan pasar wisata.

“Semuanya saya lakukan agar pengunjung merasa nyaman dan betah saat mampir di kampung kami, dan kreasi yang warga buat juga akan menjadi lahan pangan untuk mereka sendiri,” tandasnya. (ans)

You might also like

Comments are closed.