Nur Ismiyati: Apresiasi Film Lokal lewat Kegiatan Nobar

Nur Ismiyati Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Nur Ismiyati
Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

MENJAMURNYA film box office tidak menyurutkan minat seorang blogger, Nur Ismiyati untuk menonton film lokal. Menurutnya, film buatan anak bangsa sangat perlu diapresiasi. Maka dibentuklah wadah untuk apresiasi film lokal yang diberi nama Kofindo.  Selain itu, banyak nilai sejarah dan kebudayaan yang biasanya terselip dalam film lokal.

Wujud apresiasi yang dilakukan adalah dengan mengadakan nonton bareng (Nobar) di Citra 21. “Kegiatan ini biasanya kami lakukan setiap Kamis. Pada hari tersebut biasanya rilis film terbaru,” kata dara yang akrab disapa Ismy ini.

Banyaknya film yang diputar membuat gelombang minat menonton film lokal terkadang naik dan turun. Selama aktif di Kofindo, Ismy menjelaskan bahwa film yang banyak peminatnya biasanya adalah film yang diadopsi dari novel. Selain itu film yang bergenre horor juga banyak diminati para penonton.

“Tetapi peminat film lokal bisa turun ketika film tersebut rilis bebarengan dengan film box office yang ditunggu-tunggu. Praktis, pilihan pertama orang-orang adalah menonton film box office terlebih dahulu,” terang mahasiswi Universitas Sultan Agung Semarang tersebut.

Setelah menonton film, tidak serta-merta dibiarkan begitu saja. Dia dan teman-temannya yang menonton film tersebut akan bergantian mengunggah review film tersebut di blog yang mereka kelola. Itu dilakukan sebagai ajakan kepada orang lain untuk ikut mengapresiasi film tersebut. (ade)

You might also like

Comments are closed.