Nuryanto Gugup saat Polisi Menggeledah Kiosnya Cari Beras Plastik

Beras-beras ini diambil sampelnya untuk memastikan tidak ada kandungan plastik di dalamnya. Foto: metrosemarang.comachmad nurseha
Beras-beras ini diambil sampelnya untuk memastikan tidak ada kandungan plastik di dalamnya. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Senin (25/5) sekitar pukul 13.00 WIB, toko beras Makmur Jaya milik Nuryanto (40) digeledah sekelompok polisi. Sebanyak dua mobil polisi dari Polrestabes Semarang itu datang ke toko Nuryanto di Jalan Wonodri Baru A 10, Semarang Selatan dalam rangka operasi beras plastik yang sedang marak beredar belakangan ini.

Nuryanto yang saat itu sedang duduk santai menunggu pembeli mengaku kaget dengan kedatangan sekelompok polisi. Namun setelah tahu bahwa kedatangannya dalam rangka operasi beras plastik, Nuryanto langsung mempersilakan untuk proses pengecekan beras dagangannya.

“Kagetnya bukan karena mau dicek berasnya, tapi kedatangan mereka (kepolisian) yang kaya mau nangkap maling,” ungkapnya kepada metrosemarang.com.

Selama proses pengecekan berlangsung, pihak kepolisian yang saat itu dibantu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang tidak menemukan adanya beras plastik di toko Nuryanto. Pengecekan dilakukan dengan pengujian satu persatu beras milik Nuryanto yang diperoleh dari Demak, Pati, dan Delanggu itu dengan dimasukkan ke dalam air.

“Beras saya murni hasil tani kok, jelas gak ada beras plastik. Semuanya saya dapat dari pemasok langganan,” tambahnya.

Sementara itu, setelah melakukan pengecekan, pihak kepolisian membawa tiga sample beras milik Nuryanto untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga melakukan hal yang sama di sejumlah kios beras yang ada di Semarang Selatan. (ans)

 

You might also like

Comments are closed.