Nyadran Kali, Tradisi Menjaga Kebersihan Lingkungan di Desa Kandri

Replika kepala kerbau dan gong diarak menuju Sendang Ghede dalam tradisi Nyadran Kali di Desa Kandri, Minggu (19/4). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Replika kepala kerbau dan gong diarak menuju Sendang Gedhe dalam tradisi Nyadran Kali di Desa Kandri, Minggu (19/4). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Nyadran Kali merupakan kegiatan rutin tahunan dari Desa Kandri Kecamatan Gunungpati, Semarang. Kegiatan ini adalah ritual untuk menjaga kebersihan sendang dan kali yang ada di daerah Kandri.

Prosesi ritual berupa pengarakan replika sesaji berupa replika kepala kerbau, gong dan makanan dibawa oleh tokoh masyarakat menuju Sendang Gedhe.

Tahun ini, Nyadran Kali juga dimeriahkan oleh anak-anak yang berjalan dari gapura desa menuju Sendang Gedhe. Menurut panitia, Abidin, dalam Nyadran Kali tahun ini turut dimeriahkan dengan festival pakaian daun.

“Kami memilih daun karena produksi daun di Kandri sangat melimpah. Selain itu, daun merupakan bahan yang murah,” terang dia.

Peserta juga dinilau oleh dewan juri. Peserta paling kreatif dan unik akan mendapat hadiah khusus dari panitia. “Mudah-mudahan event tahunan ini nanti akan menjadi inspirasi untuk daerah lainnya agar turut menjaga kebersihan lingkungannya,” pungkas Abidin. (ade)

You might also like

Comments are closed.