Obat Kuat Ilegal Marak di Semarang, Polisi Gencarkan Operasi

Kapolrestabes Kombes Djihartono menunjukkan obat kuat yang berhasil disita, belum lama ini. Foto: metrosemarang.com/Ade Lukmono
Kapolrestabes Kombes Djihartono menunjukkan obat kuat yang berhasil disita, belum lama ini. Foto: metrosemarang.com/Ade Lukmono

SEMARANG – Ratusan obat-obatan ilegal disita Satuan Reskrim Polrestabes Semarang. Obat ini dinilai tidak memenuhi standar lantaran tidak mencantumkan komposisi serta efek samping obat. Polisi pun berjanji bakal makin rajin menggelar razia untuk meminimalisasi peredaran obat illegal di Semarang.

Menurut Kapolrestabes Semarang, Djihartono, obat-obat tersebut tidak melalui BPOM dalam pengedarannya. Kebanyakan dari obat-obat yang disita adalah obat kuat untuk vitalitas berupa pil, saleb dan lain-lain.

Obat-obatan itu disita dalam sebuah penggerebekan di gudang Jalan Taman Tegalsari, Kelurahan Candisari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Polisi juga mengamankan distributor berinisial A alias AS.

“Saat ini sedang kami kembangkan pemeriksaannya. Pelaku melanggar Undang-undang kesehatan dan terancam pidana 12 tahun penjara,” kata dia di Mapolrestabes Semarang, akhir pekan kemarin.

Sampai saat ini, polisi belum menahan pelaku karena masih dalam proses pemeriksaan. Dengan temuan ini, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan akan digelar operasi-operasi untuk penjual obat kuat yang marak di pinggir jalan. Saat ini belum ada laporan dari korban (konsumen) obat tersebut. (ade)

You might also like

Comments are closed.