Omzet Koperasi di Semarang Tembus Rp 2,6 Triliun

METROSEMARANG.COM – Dua inovasi Pemkot Semarang dalam program pengembangan koperasi dan UKM mendapatkan apresiasi Kementerian Koperasi dan UKM RI.  Yaitu program Kredit Wibawa berbunga 3% per tahun dan pengurusan ijin UKM secara online melalui aplikasi iJus Melon (Ijin Usaha Mikro Melalui Online).

Peringatan Hari Koperasi ke-70 di Semarang, Sabtu (8/7). Foto: twitter@dinkopjateng

Inovasi tersebut dinilai wujud komitmen dalam pengembangan koperasi dan usaha mikro yang perlu diterapkan juga oleh daerah-daerah lainnya. Komitmen kepala daerah lainnya dalam pengembangan koperasi dan UKM harus ditingkatkan dengan menekankan kualitas koperasi daripada kuantitasnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menuturkan, semangat gotong royong dari, oleh dan untuk masyarakat menjadi ruh dalam menggerakkan perekonomian melalui koperasi. Komitmennya salah satunya diwujudkan melalui dua inovasi tersebut yang diharapkan menguatkan dalam pengembangan koperasi dan usaha mikro.

‘’Hasilnya, tercatat sejak tahun 2014 hingga 2016, total 778 koperasi dengan persentase 88,17%, koperasi aktif berkembang di Kota Semarang. Sebanyak 778 koperasi tersebut menggerakkan 200.000 orang anggota dan 3.074 orang tenaga kerja,’’ ungkapnya, Sabtu (8/7).

Selain itu dibukukan omzet senilai Rp2,6 triliun dan aset Rp1,4 triliun. Sementara untuk sektor UMKM, juga total 14.771 UMKM telah berIUMK (Ijin Usaha Mikro dan Kecil) dan menyerap tenaga kerja sebanyak 29.770 orang, dengan omset Rp726 miliar.

‘’Ruh penguatan dan perkembangan koperasi adalah semangat gotong royong, ekonomi kerakyatan, dari, oleh dan untuk seluruh anggota koperasi”, tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.