Operasional BRT Koridor 6 Diminta Dihentikan Sementara

METROSEMARANG.COM – Pengamat transportasi meminta operasional BRT Trans Semarang koridor 6 Undip-Unnes dihentikan sementara. Menyusul sudah 2 kali terjadi kecelakaan hanya dalam waktu seminggu.

Bus BRT Koridor 6 yang mengalami kecelakaan di Jalan Pawiyatan Luhur, Minggu(2/4). Kejadian serupa juga terjadi di Sampangan, Jumat(7/4) pagi. Foto: istimewa

Penghentian sementara dimaksudkan untuk dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Karena diyakini ada yang tidak beres di operator dan regulator dalam peluncuran koridor baru tersebut.

“Pasti ada yang tidak beres di operator dan regulator. Sebaiknya dihentikan sementara, dievaluasi,” kata pengamat transportasi Unika Soegijapranata Semarang, Joko Setijowarno, Jumat (7/4).

Sebenarnya, lanjutnya, rute jalur koridor 6 tidak termasuk rawan untuk dilewati kendaraan BRT Trans Semarang. Apabila sopirnya sudah terlatih dan bayarannya sesuai dengan tanggungjawabnya atau profesional.

“Dulu pernah ada layanan bus seperti itu hingga Unnes, tapi jarang kecelakaan,” tegasnya.

Dengan terjadi kecelakaan ini,  katanya, menegaskan bahwa hingga sekarang tidak satupun koridor yang membahagiakan pengguna.

Seperti diketahui, hari Jumat (7/4) ini pukul 07.50 armada BRT nomor polisi H 1265 AW bantuan Pemprov Jateng tahun 2015 mengalami kecelakan menabrak warung kosong. Sebelumnya pada hari Minggu (2/4) armada BRT koridor 6 nomor lambung VI-003 juga tabrakan dengan mobil pickup di Jalan Pawiyatan Luhur, dekat Kampus Unika Soegijapranata. (duh)

You might also like

Comments are closed.