Ormas dan LSM Dilarang Cari Untung

Sekda Adi Tri Hananto mewakili Wali Kota Semarang dalam sosialisasi kepada Ormas dan LSM. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Sekda Adi Tri Hananto mewakili Wali Kota Semarang dalam sosialisasi kepada Ormas dan LSM. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang mensosialisasikan undang-undang nomor 17 tahun 2013 di Pakoe Buwono Ballroom Pandanaran Hotel Semarang, Selasa (9/12) malam. Undang-undang tersebut berisi tentang Pengaturan, Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan dihadiri Ormas dan LSM di Kota Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tidak dapat hadir lantaran sedang menghadiri acara hari anti korupsi di Yogyakarta. Selain itu, Wali Kota juga mendapat penghargaan di Kota Gudeg tersebut.

Oleh karena itu, dia berpesan melalui Sekretaris Daerah Kota Semarang, Adi Tri Hananto. “Ormas dibentuk sukarela, nirlaba dan bersifat sosial. Jadi, gerakan yang dilakukan oleh Ormas haruslah tidak profit oriented,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap, Ormas dan LSM bisa menjadi penyalur aspirasi dan wadah bagi masyarakat untuk bisa mempercepat kemajuan di Kota Semarang. Sebanyak 180 Ormas dan LSM yang tercatat juga diharapkan memberi andil dalam menjaga kondusifitas kota Semarang. (ade)

You might also like

Comments are closed.