Oseng Belut Mbah Kawi, Pedasnya Betah di Lidah

Mbah Kawi dengan masakan oseng belut andalannya. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Mbah Kawi dengan masakan oseng belut andalannya. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

 

METROSEMARANG.COM – Menu masakan belut sekarang mudah dijumpai di setiap penjuru Kota Semarang. Tapi, racikan Mbah Kawi yang membuka warung di depan RS Permata Medika, Ngaliyan ini menawarkan citarasa berbeda.

Warung nasi belut Mbah Kawi ini memang menjadi rujukan bagi para penggemar masakan pedas di Ngaliyan dan sekitarnya. Menu favorit di warung ini adalah oseng belut. Kelezatan oseng belut bikinan Mbah Kawi bahkan mampu membuat para pelanggannya berpaling dari rumah.

Salah seorang pelanggan Achmad Nafiudin (24) mengatakan, citarasa oseng belut Mbah Kawi sangat orisinil. Bahkan, kelezatan oseng belut tersebut membuatnya rela meninggalkan masakan di rumah dan memilih singgah di Mbah Kawi.

“Rasa pedasnya benar-benar mantap. Ini yang membuat saya ketagihan. Biasanya seminggu bisa empat kali datang ke sini,” kata warga Perumahan Pandana Ngaliyan itu, Kamis (29/10).

Menurut Mbah Kawi, resep masakan oseng belut itu merupakan hasil kreasinya sejak puluhan tahun silam. Hobi mengotak-atik resep masakan membuatnya menemukan komposisi resep oseng belut yang pas dan dipertahankan hingga kini.

Selama 40 tahun, wanita bernama lengkap Kawiyatun tersebut konsisten menjajakan oseng belut andalannya. “Resep belut saya pertahankan sejak 40 tahun yang lalu. Tidak ada yang berubah, ini racikan saya sendiri,” kata dia.

Dibantu suami dan cucunya , warung nasi belut dan mangut miliknya tak pernah sepi pengunjung. Hanya dibandrol Rp 15 ribu per porsi, kelezatan oseng belut dengan rasa pedas yang khas bisa dinikmati.

“Rencananya resep belut saya akan saya wariskan turun-temurun. Ini merupakan buah karya saya,” tutur wanita 64 tahun itu.

Anda yang penasaran ingin merasakan sensasi pedas oseng belut ala Mbah Kawi, datang saja mulai pukul 08.00. Tapi, jangan datang malam hari, karena warung ini hanya buka sampai pukul 17.00 saja. (yas)

You might also like

Comments are closed.