Overload, 3.000 Napi asal Jakarta ‘Dibuang’ ke Jateng

METROSEMARANG.COM – Dengan alasan melebihi kapasitas ruang tahanan, sebanyak 3.000 narapidana asal DKI Jakarta bakal dipindah ke sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) yang ada di Jawa Tengah.

Ilustrasi. Sebanyak 3.000 napi asal Jakarta bakal dikirim ke Jateng. Foto: dok

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah dan Yogyakarta, Ibnu Chuldun mengatakan pelimpahan ribuan narapidana ke wilayahnya dimaksudkan untuk mengurangi daya tampung ruang tahanan di tiap lapas DKI Jakarta.

“Mengingat over kapasitas ruang tahanan di wilayah kami belum ada 30 persen, maka kita bersedia menampung para narapidana asal DKI Jakarta,” kata Ibnu kepada metrosemarang.com, Selasa (21/8).

Menurutnya untuk saat ini dirinya telah memetakan daya tampung di semua lapas. Setelah itu baru daftar narapidana yang akan dipindah akan diajukan kepada pihak Dirjen Kemenkumham untuk diteruskan kepada Menkumham Yassona Laoly.

Ia menyatakan pengiriman para narapidana dari Jakarta diangkut dengan kereta api menuju seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Yang pasti akan dibawa kereta dari Jakarta ke Jateng. Mereka akan dikirim ke semua lapas kecuali Lapas Anak Kutoarjo,” ungkap Ibnu.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, dirinya bakal menaikan daya tampung lapas jadi 40 persen dari semula hanya 30 persen. Sehingga ia optimistis mampu menampung 3.000 narapidana buangan dari Jakarta.

“Lapas-lapas kita secara bertahap sudah dibenahi mulai kondisi bangunannya sampai sarana dan prasarana. Kita tinggal menunggu instruksi Pak Menteri saja,” bebernya.

Pengelola Lapas Nusakambangan di Cilacap pun juga telah diminta bersiaga menghadapi kiriman narapidana dari Ibukota. Ia saat ini telah menginstruksikan untuk menambah kapasitas dua blok lapas menjadi 300 orang dibanding semula hanya 200 orang. (far)

You might also like

Comments are closed.