Pacaran di Pinggir Pantai, Dua Sejoli Digulung Ombak Laut Kidul

METROSEMARANG.COM – Nasib apes dialami dua sejoli yang tengah liburan di Pantai Setro Jenar, Kecamatan Bulus Pesantren Kabupaten Kebumen. Dwi Arif Ismoyo (22) dan Nurul (19), nama dua sejoli itu justru merenggang nyawa usai tubuhnya digulung ombak Laut Selatan yang berbatasan dengan lokasi wisata tersebut.

Ilustrasi. Dua sejoli tenggelam digulung ombak Laut Kidul.

Mulwahyono, Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap menyebut tubuh dua sejoli itu digulung ombak, pada Minggu (5/11) pukul 14.30 WIB siang kemarin.

Personelnya semula menerima laporan adanya korban tenggelam di tengah laut dari seorang anggota BPBD Kebumen. Keduanya diketahui berlibur di pantai bersama dua rekannya.

Namun saat asyik berenang, tiba-tiba keduanya lenyap ditelan ombak. Diduga, keduanya berenang menjorok ke tengah laut serta berada di area palung sehingga terseret ombak Laut Selatan.

“Kedua korban berasal dari Desa Babakan, Purbalingga,” kata Mul, Senin (6/11).

Mul menjelaskan upaya pencarian korban baru membuahkan hasil pada hari ini. Zulhawary Agustianto, Humas Basarnas Jateng menambahkan jika salah satu korban yang terseret ombak Pantai Setro Jenar berhasil ditemukan walau dalam keadaan meninggal dunia.

Tubuh korban pertama kali ditemukan nelayan yang melaut pagi tadi. Penemuan tersebut langsung diinformasikan ke tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian.

“Korban yang ditemukan atas nama Nurul (19). Korban ditemukan  pada pukul 08.00 pagi tadi, kurang lebih 10 kilometer dari lokasi Pantai Petanahan. Kondisinya, mengambang ditengah laut,” imbuh Mulwahyono.

Tubuh korban ditemukan masih utuh. Regu SAR membawa korban menuju Pantai Logending. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit umum daerah Kebumen untuk divisum.

“Saat ini kami masih berupaya mencari tubuh Dwi Arif Ismoyo, dan semoga hari ini bisa ditemukan mengingat cuaca yang mulai mendung,”. (far)

You might also like

Comments are closed.