Pacu Prestasi, KONI Kota Kucurkan Rp 4,8 Miliar untuk Insentif Atlet dan Pelatih

METROSEMARANG.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang terus bergerak cepat menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018. Setelah menerima dana hibah Rp 12 miliar dari Pemkot, sebanyak Rp 4,825 miliar di antaranya langsung dikucurkan untuk insentif atlet dan pelatih, dengan harapan bisa memacu prestasi olahraga di kota ini.

Ketua Umum KONI Semarang Ikhwan Ubaidillah secara simbolis menyerahkan insentif untuk atlet dan pelatih di Hotel Noormans, Sabtu (17/6). Foto: istimewa

Ketua Umum KONI Semarang Ikhwan Ubaidillah mengatakan, dana insentif tersebut merupakan bagian menambah semangat atlet, sehingga mereka makin termotivasi untuk berprestasi.

“Saat ini, atlet tengah berjuang dan berlatih keras guna menghadapi babak kualifikasi (Porprov). Dengan demikian mereka bisa lebih fokus dan nantinya bisa lolos ke Porprov Jateng 2018,” kata dia usai penyerahan insentif atlet di Hotel Noormans, Sabtu (17/6).

Adapun atlet yang menerima insentif sebanyak 500 orang, terdiri dari 10 atlet utama, 40 atlet prestasi dan 350 atlet potensial. Tak hanya atlet, ada 123 pelatih yang menerima dana serupa.

Sebelumnya, KONI Kota Semarang juga telah mengucurkan dana untuk pembinaan dan persiapan pra-Porprov. Bantuan tersebut untuk menyiapkan atlet menghadapi babak kualifikasi Porprov. Mulai dari pemusatan latihan, try out, dan peningkatan sumber daya manusia.

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami atas kepedulian Pemerintah Kota Semarang. Usai lebaran, kami meminta semua cabang melaksanakan pemusatan latihan sesuai dengan program yang telah dirancang,” ujarnya.

Pihaknya juga telah menyiapkan tim monev (monitoring dan evaluasi) prestasi yang akan melakukan pendampingan kepada semua cabang. Selain itu akan dilakukan pemantauan secara berkala terhadap program pemusatan latihan.

Namun, Ikhwan juga mengingatkan agar masing-masing cabor memerhatikan administrasi keuangan. Sebab, hal itu akan berpengaruh pada pemberian dana hibah selanjutnya.

“Dana hibah yang diterima tahap pertama ini sebesar 70 persen. Sisanya diberikan jika LPj diselesaikan pada Agustus. Jadi kami harapkan cabor juga bisa tertib administrasi keuangan,” tegasnya. (twy)

You might also like

Comments are closed.