Pakai T-Cash, Trans Semarang Target Kenaikan 4.000 Penumpang Per Hari

METROSEMARANG.COM – Penerapan program T-Cash atau pembayaran non tunai dalam layanan BRT Trans Semarang diharapkan dapat semakin meningkatkan jumlah penumpang. Ditargetkan jumlah penumpang akan bertambah hingga 4.000 orang per hari, khususnya dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Peluncuran T-Cash untuk transaksi BRT Trans Semarang, Jumat (18/8). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

”Saat ini jumlah penumpang BRT Trans Semarang per hari di kisaran 22 ribu-23 ribu, dengan adanya T-Cash ini diharapkan bisa bertambah 27 ribu – 28 ribu per hari,” kata Plt Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Dinas Perhubungan Semarang, Ade Bhakti Ariawan, Jumat (18/8).

Diakui, sebenarnya dalam layanan Trans Semarang sudah ada E-Ticketing dan Kartu Semarang Hebat. Namun T-Cash ini dinilai lebih praktis karena berbentuk stiker dan dapat ditempel di telpon genggam. Cara pembayarannya juga cukup ditempelkan di terminal pembayaran pada petugas.

”Orang tentu lebih mudah pegang HP daripada harus mengeluarkan kartu yang ada di dompet. Sambil menunggu bus di shelter pegang HP, bus datang tidak perlu mengeluarkan dompet lagi,” katanya.

Target kenaikan penumpang dengan T-Cash ini sasarannya lebih pada pelajar dan mahasiswa. Karena jumlah penumpang pelajar dan mahasiswa perkembangannya sangat signfikan. Dari rata-rata sebelumnya di kisaran 3.000 – 4.000 orang sekarang menjadi 8.000 orang per hari, bahkan sempat tembus sampai 11 orang per hari.

”Artinya, T-Cash ini segmennya pelajar dan mahasiswa, ini kita Tawarkan ke Telkomsel dan Alhamdulillah disambut baik. Sehingga pembayaran mengunakan T-Cash,” katanya.

Untuk memaksimalkan layanan T-Cash dan layanan Trans Semarang secara umum, pihaknya juga akan melakukan pengadaan 72 alat Tap Cash dan pembangunan 91 shelter di anggaran perubahan.

”(Jarak) Shelter (idealnya) paling dekat 400 meter terjauh 800 meter, tapi kondisi sekarang ada yang jaraknya satu kilometer,” tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.