Pameran Pendidikan Terbesar se-Jawa Tengah Digelar di Paragon

Suasana Semarang Education Expo 2016 di Mal Paragon. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Suasana Semarang Education Expo 2016 di Mal Paragon. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Puluhan lembaga pendidikan baik formal maupun non formal mengikuti event Semarang Education Expo 2016 di Mal Paragon. Puluhan stand yang digelar di lantai dasar, siap meramaikan pameran pendidikan yang berlangsung pada 19-21 Februari.

Efi Epoy, Directur Even Organizer Geeksco mengungkapkan, event tersebut merupakan agenda yang ketiga kalinya di tempat yang sama. EO yang ia jalankan memang sengaja menggelar pameran pendidikan untuk membantu masyarakat dalam mencari tempat menempuh ilmu untuk anaknya.

“Acara ini untuk memberikan informasi pendidikan di Semarang, dan paling banyak untuk pendidikan anak, karena mendidik anak tidak boleh sembarangan,” kata Efi saat ditemui metrosemarang.com di sela-sela acara, Jumat (19/2).

Efi melnjutkan, sekitar 25 lembaga pendidikan tidak hanya dari lembaga formal seperti perguruan tinggi ataupun sekolah SD-SMA ikut meramaikan pameran ini. Namun, masyarakat juga akan menemukan tempat-tempat kursus yang siap melayani kebutuhan ketrampilan tertentu untuk mendukung pendidikan formal, seperti bahasa, berhitung, musik, dan enterpreneur.

“Kita hadir di sini bisa sebagai katalognya pendidikan, agar masyarakat bisa memilih dan bertanya atau konsultasi langsung sesuai yang mereka ingin ketahui tentang lembaga pendidikan tersebut,” sambungnya.

Selama penyelenggaraan event, Efi mengaku masyarakat selalu antusias. Hal ini terlihat terus bertambahnya pengunjung dan partisipasi lembaga pendidikan. Setiap sekolah yang jadi peserta Semarang Education Expo juga berkesempatan tampil di panggung.

“Kita juga adakan berbagai penampilan seperti flashmob, school performances, talk show dengan tema “let’s learn about”, green living, games, dan fashion show,” ungkapnya.

Salah satu peserta Semarang Education Expo 2016 Tri Tunggal Cristian School melalui bagian promosi Deasy Andriani mengungkapkan, pihaknya terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Sambil membuka peserta didik baru, dia juga akan memberi keringanan khusus selama event pameran.

“Selama pameran bisa konsultasi gratis, bagi yang mendaftar juga akan dapat potongan biaya sebesar Rp 500 ribu,” kata Deasy saat ditemui di lokasi.

Deasy mengatakan, Tri Tunggal tidak hanya mendidik secara akademik, melainkan secara kekristenan. “Karakteristik kami tidak hanya menekankan secara akademik saja, tapi keseluruhan baik secara akademik, tumbuh kembang, dan pikiran,” ungkapnya.

Beberapa lembaga pendidikan yang mengikuti pameran antara lain, Sekolah Musik Indonesia, Universitas Multimedia Nusantara, SIS Semarang,  Yayasan Pendidikan Islam Nasima, Maria Regina School Semarang, Unika Soegijapranata, Semarang Multinational School, Bina Bangsa School, Daniel Creative School, Tri Tunggal Cristian School, Sun Education, Basic For All Learning Sempoa Sip, English First, The Bright English, dan masih banyak lainnya. (din)

You might also like

Comments are closed.