Pantau Kemacetan Semarang Kini Cukup lewat Gadget

METROSEMARANG.COM – Konsep Smart City yang sedang dikembangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dilirik hingga level nasional. Terbukti, Kantor Staf Kepresidenan, Institut Teknologi Bogor serta Industri Telekomunikasi Indonesia datang ke Kota Semarang dalam acara peninjauan ruang monitor di Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Balai Kota Semarang.

Mereka juga menandatangani MoU tentang pengembangan IPTEK pada Senin (2/5) lalu pasca upacara peringatan HUT ke-469 Kota Semarang di Halaman Balai Kota Semarang. Tujuannya adalah, seluruh warga Kota Semarang bisa mengakses informasi yang ada di Kota Semarang melalui gadget.

Penandatanganan MoU Pengembangan IPTEK oleh Kantor Staf Kepresidenan, Institut Teknologi Bogor serta Industri Telekomunikasi Indonesia. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Penandatanganan MoU Pengembangan IPTEK oleh Kantor Staf Kepresidenan, Institut Teknologi Bogor serta Industri Telekomunikasi Indonesia. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Bapak-bapak ini kagum dengan konsep Smart City yang kami kembangkan. Akan terus kami kembangkan sampai semua warga Kota Semarang bisa menikmati isi dari Smart City yang berupa informasi kota seperti pemerintahan, lalu lintas dan lain-lain,” ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Rabu (4/5).

Saat ini, lanjut Hendrar, warga Kota Semarang bisa mengakses lalu lintas dari gadget milik mereka dengan memasang aplikasi ATCS Kota Semarang. Dengan demikian, warga yang akan menggunakan jalan bisa melihat kondisi jalan secara streaming dan bisa menghindari titik kemacetan. (ade)

 

You might also like

Comments are closed.