Parkir Liar Merebak di Pandanaran saat Arus Balik Lebaran

Petugas Dishubkominfo memasang pembatas di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, beberapa waktu lalu. Masyarakat diminta waspada terhadap tarif parkir di luar ketentuan saat Lebaran. Foto: metrosemarang.com/dok
Petugas Dishubkominfo memasang pembatas di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, beberapa waktu lalu. Masyarakat diminta waspada terhadap tarif parkir di luar ketentuan saat Lebaran. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Arus balik Lebaran dimanfaatkan oleh oknum juru parkir untuk mencaplok ruas Jalan Pandanaran Semarang, guna dijadikan lahan parkir bagi kendaraan roda empat milik pemudik luar kota.

Pantauan di Jalan Pandanaran pada Selasa (21/7), kendaraan roda empat berpelat luar kota memenuhi dua ruas jalan raya tersebut. Mereka parkir di situ kendati telah terpasang papan larangan parkir.

Alhasil, kondisi tersebut membuat puluhan mobil menumpuk di Jalan Pandanaran dan membuat arus lalu lintas dari arah timur menuju barat maupun sebaliknya, menjadi tersendat. Di sisi lain, kantong parkir yang disiapkan Pemkot Semarang di Jalan Pekunden terpantau sepi dari kendaraan.

Borang Simanjuntak, pemudik asal Medan yang jauh-jauh datang ke Semarang mengungkapkan, sering membeli aneka ragam jajanan khas Semarang, khususnya menyambangi toko bandeng presto di Pandanaran. “Dan saya baru tahu kalau di depan toko ini jadi tempat parkir,” akunya.

Setahu dia, Jalan Pandanaran memang dipadati wisatawan saat Lebaran atau hari-hari tertentu. Ia sendiri datang ke Semarang untuk membeli ikan bandeng presto sebagai buah tangan buat sanak saudaranya di rumah. (far)

You might also like

Comments are closed.