‘Paru-parunya’ Semarang Ternyata Ada di Kampung Ini

METROSEMARANG.COM – Jika ada yang mencari di mana letak paru-paru Kota Semarang, Kampung Miroto tempatnya. Setidaknya slogan Kampung “Miroto Paru-parune Kutho” bisa mewakili jawaban tersebut.

Taman di Kampung Miroto. Foto: metrosemarang.com/ade kristandi

Kampung yang berada di Jalan Seteran Barat, Kelurahan Miroto, Kecamatan Semarang Tengah ini merupakan salah satu pilot project kampung tematik yang diluncurkan Pemkot Semarang pada akhir 2016 silam.

Lurah Miroto, Sri Ananingsih mengatakan, Kelurahan Miroto yang keberadaanya tepat di jantung kota dapat ikut serta menyumbangkan sedikit peranan dalam pembenahan lingkungan. Khususnya untuk menyediakan ruang terbuka hijau.

Sri Ananingsih
Foto: metrosemarang.com/ade kristandi

“Kampung Miroto yang dulunya tidak memiliki taman sekarang memilik taman dengan koleksi berbagai tanaman seperti apotek hidup, sayuran dan tanaman hias. Sekarang kampung ini menjadi lebih tertata dan rapi. Rencananya tahun ini akan ditambahi lagi taman bermain untuk anak-anak,” kata Sri Ananingsih kepada metrosemarang.com, baru-baru ini.

Dia menambahkan, pada perayaan hari jadi Kota Semarang nantinya, Kecamatan Semarang tengah bakal mengadakan lomba menghias taman antar RW, dan ini diharapkan banyak warga yang akan berpartisipasi.

Kampung “Miroto Paru-parune Kutho”. Foto: metrosemarang.com/ade kristandi

Sebelumnya Kampung Miroto lebih dikenal sebagai kampung barongsai, karena ada satu rumah pembuat barongsai yang sudah bertahan sejak tahun 1978. Keberadaan rumah pembuat kostum barongsai turut mendongkrak perekonomian bagi warga Kelurahan Miroto.

“Saya senang Kampung Miroto sekarang jadi kampung tematik, otomatis ini bisa meningkatkan perekonomian warga,” ujar Sutikno (64) selaku pemilik rumah pembuat barongsai.

Ia juga berharap kampung barongsai atau Kampung Miroto bisa dikenal banyak orang. (MG01)

You might also like

Comments are closed.