Pasar Darurat, Pemkot Siapkan Lahan 10 Ha Dekat MAJT

Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Hendrar Prihadi menyisir setiap jengkal Pasar Johar, Minggu (10/5) siang. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo
Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Hendrar Prihadi menyisir setiap jengkal Pasar Johar, Minggu (10/5) siang. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang berpacu dengan waktu untuk menyiapkan pasar darurat bagi pedagang Pasar Johar. Salah satu yang dipertimbangkan yakni sebidang lahan di belakang Masjid Agung Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, lahan yang disiapkan seluas 10 hektare. “Ada 10 hektare di dekat MAJT, sedang kami cek dulu. Misalnya fasilitas air bagaimana dan sarana pendukung lain,” katanya, di lokasi kebakaran, Minggu (10/05).

Dana pembangunan pasar darurat itu tidak hanya dari Pemkot Semarang. Tapi dipikul bersama dengan Pemerintah Provinsi Jateng dan pemerintah pusat. “Dana tidak masalah, Pemkot siap berapapun asalkan disetujui Dewan,” kata Hendi.

Sebelum pasar darurat dibangun, Pemkot memindahkan dagangan pedagang ke Pasar Higienis Rejomulyo. Sejumlah armada truk diperbantukan untuk mengangkut dagangan.

Disinggung soal jumlah kerugian, Hendi belum bisa memperkirakan. Saat ini pihaknya sedang menginventaris aset pasar dan barang milik pedagang.

“Kami juga menghubungi bank-bank agar memberi keringanan pada pedagang. Kami meminta supaya pedagang diberi moratorium atau diizinkan tidak membayar angsuran selama tiga sampai enam bulan,” jelasnya.(byo)

You might also like

Comments are closed.