Pasar Murah Mulai Digelar di Pasar Tradisional Semarang

METROSEMARANG.COM – Dinas Perdagangan Kota Semarang sudah mulai menggelar pasar murah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga di pasar-pasar tradisonal. Pasar murah ini bekerjasama dengan sejumlah pihak di antaranya Dolog, Dinas Pertanian dan lainnya.

Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya menggelar pasar murah untuk meringankan masyarakat berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan harga murah dan kualitas terjamin. Selama puasa dan menjelang Lebaran biasanya harga-harga cenderung naik.

Pasar tradisional yang sudah menggelar pasar murah yakni Pasar Karangayu dan Pasar Pedurungan. Menyusul pasar murah juga akan dilakukan di Pasar Peterongan, Pasar Jatingaleh, Pasar Gunungpati, dan pasar-pasar tradisional lainnya.

”Di pasar murah kami menyediakan di antaranya seperti beras, daging sapi, dan gula pasir. Harga daging sapi segar di pasar murah hanya Rp 80 ribu per kilogram,” ungkapnya, Selasa (30/5)

Menurut Fajar, pihaknya menyiapkan daging sapi mencapai dua kwintal dalam setiap pasar murah. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar pasar. Pembelian dibatasi minimal dua kilogram daging sapi.

Sedangkan gula pasir pihaknya menyediakan sebanyak dua ton untuk memenuhi kebutuhan warga dalam setiap pasar murah. Maksimal pembelian gula pasir 5 kilogram dan harganya Rp 12.500 per kilogram. ”Kegiatan pasar murah ini nanti selesai setelah H-7 Lebaran,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.