Pasar Produk Mitra Binaan Pertamina Menembus Washington

SEMARANG – PT Pertamina MOR IV Jawa Tengah-DIY tidak hanya bertanggung jawab dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke masyarakat. Melalui program corporate social responsibility (CSR), Pertamina juga membina usaha kecil menengah (UKM) menjadi mitra binaan.

csr pertamina
Mitra Binaan Pertamina MOR IV Jateng-DIY mengikuti pameran di acara Semarang Hitz Market di DP Mall Semarang, Kamis (26/4). (Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita)

Pembinaan itu dilakukan tidak hanya dalam pemberian pinjaman lunak, tapi juga membantu memperluas pasar produk UKM tersebut. Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV Semarang, Andar Titi Lestari mengatakan, pihaknya memiliki komitmen untuk menjalankan program kemitraan yakni dengan memberikan modal bagi UKM.

‘’Disamping itu, kami juga membantu mereka dalam memperluas pasar produknya melalui pameran-pameran yang digelar baik di dalam ataupun luar negeri. Contohnya seperti sekarang ini, yakni terlibat dalam Semarang Hitz Market dalam rangka Semarang Great Sale dan HUT Kota Semarang,’’  ungkapnya saat ditemui di acara Semarang Hitz Market di DP Mall Semarang, Kamis (26/4).

Pada pameran tersebut Pertamina melibatkan 18 mitra binaan dari wilayah Jawa Tengah dan DIY seperti Semarang, Solo, serta Jogja. Sebagai tanggung jawab pendampingan kepada mitra binaan, Pertamina juga rutin mengajak mereka pameran ke luar negeri.

‘’Seperti dalam waktu dekat, ada mitra binaan yang akan kami ajak pameran ke Kuala Lumpur, Bangladesh, Aljazair, hingga Washington DC. Kesempatan pameran di dalam negeri pun bisa 3-4 kali dalam sebulan,’’ tuturnya.

Selain membantu membuka dan memperluas pasar bagi mitra binaan, Pertamina juga menggelar pelatihan dan workshop untuk pengembangan produk serta manajemen. Misalnya, pelatihan pemasaran online hingga pembuatan laporan keuangan. Disamping itu, yang paling penting dalam program kemitraan ini adalah pemberian modal melalui pinjaman bunga lunak kepada mereka.

‘’Setiap tahun kami menyalurkan pinjaman lunak dengan bunga 3% sistem saldo menurun kepada para mitra binaan UKM. Pada triwulan I-2018 ini sudah lebih dari 200 UKM yang bergabung,’’ kata Andar.

Adapun, untuk program kemitraan tahun ini Pertamina menargetkan dapat menyalurkan pinjaman sebesar Rp 13 miliar ke pelaku UKM. ‘’Kami membuka kesempatan bagi siapapun yang tertarik menjadi mitra binaan kami untuk mendaftar. Syaratnya pun cukup mudah di antaranya sudah menjalankan usaha minimal satu tahun,belum punya tanggungan kredit dari bank atau BUMN lain,’’ jelasnya.

Setiap mitra berkesempatan mendapat pinjaman modal mulai Rp 15 juta hingga Rp 200 juta. Satu UKM dapat tiga kali kesempatan dalam memperoleh pinjaman. ‘’Jadi dalam setiap UKM bisa meminjam modal selama maksimal tiga tahun dan dapat diperpanjang hingga tiga kali,’’ katanya. (ang)

Comments are closed.